Hasiat Madu dalam Pandangan Islam dan Medis

0
144
Hasiat Madu dalam Pandangan Islam dan Medis
Hasiat Madu dalam Pandangan Islam dan Medis

Ibadah.co.id –Masyarakat tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya madu. Madu seringkali disebut sebagai obat untuk beberapa jenis penyakit. Dalam dunia medis, madu dipercaya memeiliki kandungan yang penting untuk kesehatan, di antaranya: air, gula, antioksidan, flavonoid, fenolat, vitamin E, vitamin C, asam amino, serta mineral seperti zinc dan zat besi.

Secara umum masyarakat percaya, bahwa madu merupakan obat tradisional yang mampu menjaga kesehatan juga mengobati  beberapa penyakit. Seperti obat batuk, penyembuhan luka, sakit gula, sariawan, meningkatkan stamina dan masih banyak lagi. Bahkan dalam dunia kecanatikan,  madu dikatagorikan sebagai unsur alami untuk mempercantik perempuan.

Lalu, seperti apa madu dalam pandangan Islam dan dalam dunia medis? Yuk kita simak! Dalam al-Qur’an sendiri, madu sudah dijelaskan dalam Surat An-Nahl ayat 69,:

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

Dalam dalam hadis ditegaskan bahwa, ”Hendaknya kalian mengunakan dua obat yaitu madu dan al-Qur’an”, (Sunan Ibnu Majah, Hal. 1142, Hadist No. 3452, Bab Madu).

Tak diragukan lagi, bahwa madu adalah salah satu nikmat Allah yang sangat bermanfaat buat manusia. Bukan hanya untuk dikonsumsi menghilangkan rasa haus dan lapar, tapi juga lebih bermanfaat dalam dunia medis atau kesehatan. Dan memiliki nilai tambah dalam dunia kecantikan.

Bahkan dalam hadis di atas ditegaskan bahwa madu itu setara dengan al-Qur’an pada konteks sebagai obat. Sama-sama obat, yakni obat lahiriah (madu) dan bathiniyah (al-Qur’an).

Walaupun begitu, ternyata dalam pandangan medis, madu tak bisa dikonsumsi oleh sembarang orang. Karena kalau dikonsumsi justru berbahaya bagi kesehatannya. Selain itu juga tak semua madu bila dikonsumsi menyehatkan, melainkan sebaliknya. Madu yang dilarang (karena membuat efek negatif) adalah madu yang berasal dari Nektar Rhododendron. Madu jenis ini berisiko menyebabkan tekanan darah rendah, nyeri dada, dan gangguan irama jantung karena mengandung racun.

Untuk kalangan anak-anak, khususnya usia kurang dari setahun sebaiknya menghindari meminum madu. Hal ini karena demi menjaga si buah hati berisiko terkena botulisme. Botulisme sendiri adalah kondisi keracunan yang menyerang saraf tubuh dan berpotensi fatal.

Sedangkan bagi Anda yang memiliki alergi terhadap serbuk sari, juga sebaiknya untuk menghindari atau meminimalisir konsumsi madu. Sebab madu sendiri berasal dari cairan serbuk sari yang mampu memberikan reaksi alergi.

Dan yang tak kalah penting juga, sebelum Anda mengkonsumsi madu, sebaiknya mengecek terlebih dahulu keamanan madu yang akan Anda beli. Apakah madu tersebut sudah terdaftar BPOM RI atau belum. Dilihat juga tanggal kadaluarsanya. Kalau itu sudah terpenuhi, baru mengonsumsinya. Semoga madu yang Anda minum mebawa kesehatan dan keberkahan. Amin! (ed.IST/Fana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here