Penunjukan Putri Rima sebagai Duta Besar Saudi untuk AS Dinilai Angkat Hak Perempuan Arab

0
131
Penunjukan Putri Rima sebagai Duta Besar Saudi untuk AS dinilai mengangkat Hak Perempuan Saudi
Penunjukan Putri Rima sebagai Duta Besar Saudi untuk AS dinilai mengangkat Hak Perempuan Saudi

Ibadah.co.id –Kerajaan Arab Saudi telah menunjuk seorang putri sebagai Duta Besar wanita pertama untuk Amerika Serikat. Hal ini dianggap sebagai keran peluang kebebasan bagi perempuan di negara tersebut.

Putri yang bernama Rima binti Bandar al-Saud, ditunjuk pada Sabtu 23 Februari 2019 waktu setempat. Putri Rima menggantikan Pangeran Khalid bin Salman, adik dari putra mahkota yang kuat yang ditunjuk sebagai wakil menteri pertahanan kerajaan.

Pengangkatannya sebagai duta besar dilakukan sebagai upaya memuluskan hubungan Saudi-AS yang sempat bergejolak setelah pembunuhan Jamal Khashoggi, selaku jurnalis senior Washington Post, warga AS asal Saudi di Istanbul pada Oktober 2018 lalu.

Walaupun demikian, pengangkatan Duta Besar ini juga mendobrak tradisi untuk membuka jalan dan memberikan lebih banyak kebebasan terhadap kaum perempuan. Selama ini hak perempuan Saudi untuk bekerja sangat terbatas.

Sosok Putri juga dikenal karena pembelaannya terhadap hak-hak perempuan, termasuk mengadvokasi promosi mereka di pasar kerja, dan kebebasan untuk bermain olahraga. Pada 2017, ia ditunjuk oleh Dewan Menteri untuk memimpin Federasi Olahraga Masyarakat Saudi.

Pada tahun lalu, Pemerintah Saudi juga sudah mengizinkan perempuan untuk mengemudi. Hal ini dianggap sebagai peluang kebebasan tentang kesetaraan gender di negara tersebut.

Berikut Biografi Putri Rima

Nama lengkapnya, Putri Rima binti Bandar bin Sulthan al-Saud. Lahir di Riyadh, Saudi Arabia, pada tahun 1975. (44 tahun).

Beliau menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya di AS. Ia menempuh Pendidikan Kajian Museum di George Washington University. Setelah lulus ia bekerja di Arab World Institute, Paris. Kemudian setelah bekerja selama beberapa tahun di Paris, ia kembali ke AS untuk bekerja di Field Museum Chicago.

Setelah itu, ia kembali ke Saudi Arabaia pada 2008 dengan niat menjadi ibu rumah tangga. Apalah daya, bisnis keluarga di bidang Retail Alfa Internasional yang membawa lisensi department store premium Harvey Nichols tengah merugi sehingga Rima diperbantukan disana.

Perempuan anak satu itu juga prnah melakukan rebranding dengan menampilkan berbagai lini busana premium di dalam toko. Itu pekerjaan mudah bagi Rima yang punya banyak kenalan kaum sosialita dan desainer di Saudi dan luar negeri. Ternyata, misi utamanya bukan cuma bikin toko laku. Ia juga pernah punya tekad agar toko jadi tempat kerja nyaman bagi para perempuan Saudi. (Sumber ar.wikipedia.org).

Dan akhirnya, pada tanggal 23 Februari 2019, beliau ditunjuk menggantikan Khalid bin Salman menjadi Duta Besar perempuan pertama Saudi Arabia untuk Amerika Serikat.

(Ed.RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here