Peduli Pada Sesama Muslim, Ulama dan Masyarakat NU Sidoarjo Gelar Doa Bersama untuk Korban Teror di Selandia Baru

0
127
Peduli Pada Sesama Muslim, Ulama dan Masyarakat NU Sidoarjo Gelar Doa Bersama untuk Korban Teror di Selandia Baru
Peduli Pada Sesama Muslim, Ulama dan Masyarakat NU Sidoarjo Gelar Doa Bersama untuk Korban Teror di Selandia Baru

Ibadah.ci.id – Ratusan warga Muslimat Nahdlatul Ulama Sidoarjo Jawa Timur, menggelar doa bersama atas peristiwa teror penembakan yang terjadi di masjid Selandia Baru. Apalagi akibat kejadian tersebut menewaskan sekitar 49 orang dan 20 orang lainnya luka-luka. Doa bersama yang digelar di Masjid Agung Sidoarjo ini, sebagai bentuk belasungkawa dan rasa peduli terhadap sesama Muslim yang sedang mendapatkan musibah.

Dengan mengenakan busana muslim berwarna putih, ratusan warga Sidoarjo yang mayoritas ibu-ibu dan tergabung dalam IGTK/RA Muslimat NU terus berdatangan di masjid agung setempat. Mereka menggelar doa bersama atas insiden penembakan yang terjadi di dua masjid yang berada di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat kemarin waktu setempat.

Penuh khusu dan khitmad, mereka membaca istighotsah dan dzikir yang dipimpin langsung oleh Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo, KH Sholeh Qosim. Saat doa bersama berlangsung, terlihat sejumlah peserta yang meneteskan air mata.

“Doa bersama ini menyongsong hari lahir NU, penerimaan murid baru sekaligus peduli terhadap saudara Muslim di Selandia Baru yang mendapatkan serangan teroris. Maka kami warga NU menggelar doa bersama ini,” kata Katib PCNU Sidoarjo, KH Sholeh Qosim kepada NU Online, Sabtu (16/3).

Menurut Kiai Sholeh Qosim, serangan yang dilkakukan oleh teroris merupakan tindakan yang biadab dan tidak berperikemanusiaan. Pasalnya, sebagai umat Muslim, Nahdlatul Ulama berkeinginan agar anak didik maupun generasi penerus bangsa menjadi orang yang santun dan selalu mengedepankan Islam yang rahmatan lil alamin, atau sayang terhadap ciptaan Allah SWT.

“Kami mengimbau kepada warga NU agar berbuat kebaikan dan saling menyayangi kepada sesama, serta tidak mudah terprovokasi dengan adanya aksi teror,” pungkasnya. (Moh Kholidun/Ibnu Nawawi) (ed.AS/ibadah.co.id/nu.or.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here