Konsul Haji KJRI Ingatkan Penyedia Hotel Akan Pentingnya Kualitas Pelayanan Jemaah Haji

0
255
Konsul Haji KJRI Ingatkan Penyedia Hotel Akan Pentingnya Kualitas Pelayanan Jemaah Haji
Konsul Haji KJRI Ingatkan Penyedia Hotel Akan Pentingnya Kualitas Pelayanan Jemaah Haji

Ibadah.co.id –Endang Jumali selaku konsul haji KJRI menegaskan dalam penandatanagan kontrak dengan pihak hotel penyedia layanan bagi Jemaah haji Indonesia di Saudi bahwa hotel-hotel itu harus memastikan kesiapan pelayanan yang berkualitas, baik dari sisi fasilitas juga komunikasi dengan Jemaah dan petugas haji haruslah siap dan sesuai dengan setandar yang ditetapkan bersama.

Ada beberapa poin penting yang wajib ditaati oleh pihak hotel, antara lain Endang menyebutkan: Pertama, kontrak telah mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak.

“Salah satu kewajiban penyedia hotel adalah memperhatikan layanan dan fasilitas yang sudah disepakati, baik fasilitas kamar, kebersihan, penyediaan air minum, SDM, dan lainnya,” ujar Endang seperti dilansir dalam laman kemenag.go.id (9/4).

Kedua, penyedia juga harus memperhatikan kelancaran komunikasi antara petugas haji dan penanggung jawab hotel pada saat operasional. Ketiga, penyedia harus menghindari pelanggaran pada saat masa operasional karena itu akan berdampak pada berkurangnya layanan terhadap jemaah.

Penandatanganan kontrak ini dilakukan Pejabat Pembuat Komiten (PPK) Teknis Haji KJRI Jeddah, Amin Handoyo. Ikut menyaksikan, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Teknis Haji KJRI Jeddah Endang Jumali yang juga sebagai Konsul Haji KJRI Jeddah. Hadir pula, Konsul Ekonomi 1 Bachtiar yang mewakili Konjen RI di Jeddah, Konsul Ekonomi 2 Baihaqi, dan Ketua Tim Akomodasi Rudi Ambary Nuruddin.

Mewakili Konjen, Bachtiar berharap penyedia hotel fokus kepada pelayanan jemaah haji Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan haji adalah bagian dari upaya peningkatan hubungan baik kedua negara, termasuk dalam bidang ekonomi. Untuk itu, produk Indobesia juga harus digunakan dalam layanan hotel yang akan diterima jemaah haji.

Dalam kontrak itu di di hari pertama (9/4) sudah ada 20 hotel dengan kapasitas 61.635 jemaah, sudah tandatangan kontrak. Untuk kebutuhan, di Mekkah saja total ada 159 penyedia hotel yang sudah siap melakukan kontrak. Prosesnya bertahap, dimulai hari ini hingga akhir bulan Sya’ban 1440H atau awal Mei 2019M.

“Karena ketentuan Ta’limatul Haj, akhir Sya’ban seluruh kontrak layanan harus sudah harus selesai,” tutur Endang.

Total kebutuhan akomodasi di Makkah mencapai 207.577 pax. Jumlah ini terdiri dari kebutuhan untuk 204.000 jemaha, 2.555 petugas kloter, dan 1.022 untuk selisih penempatan laki dan perempuan. “Artinya, sudah hampir 30% layanan akomodasi jemaah yang sudah kontrak,” jelasnya. (ed.AS/kemenag/ibadah.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here