Jaga Kebugaran Badan Saat Ramadhan, Tips ala Dewi Sandra Ini Patut Dicontoh

0
75
Jaga Kebugaran Badan Saat Ramadhan, Tips ala Dewi Sandra Ini Patut Dicontoh
Jaga Kebugaran Badan Saat Ramadhan, Tips ala Dewi Sandra Ini Patut Dicontoh

Ibadah.co.id –Siapa yang tak kenal Dewi Sandra, salah satu ambasador kosmetik ternama Indonesia ini mempunyai tips-tips yang layak diikuti agar badan kita tetap sehat. Apalagi saat menjalani puasa Ramadhan ini.

Apa dan bagaimana pola hidup sehat aktris sekaligus penyanyi yang mulai berhijrah sejak 2013 itu ternyata konsisten dengan sunna Nabi Muhammad Saw., pun dalam hal makanan. Inilah salah satu alasan kenapa pelantun ‘Kapan Lagi Bilang I Love You’ itu selalu tampak bugar dan memesona.

Khusus di Bulan Ramadhan ini ia selalu mengonsumsi sepuluh butir kurma untuk berbuka puasa dan sahur. Waktu buka mengonsumsi tiga butir kurma, lalu menjalankan shalat magrib hingga tarawih. Usai tarawih barulah dia makan malam. Dia tak menyebut spesifik menu makanan yang biasanya dia santap saat makan malam. Dan ketika Sahur ia makan kurma 7 biji.

“Ketika kita kembali ke sunnah nabi, kurma. Nabi Muhammad itu puasanya cuma tujuh kurma untuk sahurnya, bukanya cuma tiga kurma,” ujar dia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat sahur, dia cenderung tak menambah menu makanan lain selain tujuh butir kurma.

“Sahur kurma tujuh buah, sekalian menghilangkan sihir yang ada. So, kita enggak tahu ada sesuatu yang buruk, mungkin ada kejelekan di dalam diri dikeluarkan dengan tujuh butir kurma,” kata Dewi.

Tip berikutnya adalah makanan makanan yang banyak mengandung vitamin C yang ada dalam buah-buahan dan sayuran. Makanan berbahan daging tetap dia konsumsi namun dibatasi maksimal dua hingga tiga kali dalam seminggu.

“Aku balik lagi ke buah, sayur. Kalau makan daging seminggu dua kali maksimal. Kurma, minum infuse water itu dari nahi Muhammad. Anti kanker,” tutur dia.

Selanjutnya untuk tetap menjaga tubuh selalu bugar, Dewi melakukan pilates minimal seminggu sekali atau jika tidak dia memilih bersepeda.

“Aku masih pilates, yoga, bukan hardcore. Aku low impact. Seminggu sekali pilates minimal, maksimal dua sampai tiga kali. Lalu bersepeda, jalan kaki. Udah murah dan mudah,” demikian kata dia. (ed.At/ibadah.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here