Myanmar Akui Indonesia Sebagai “Role Model” Toleransi

0
56
Myanmar Akui Indonesia Sebagai “Role Model” Toleransi
Myanmar Akui Indonesia Sebagai “Role Model” Toleransi

Ibadah.co.id – Sejumlah tokoh lintas agama mengunjungi Indonesia. Kunjungan ini disambut langsung oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Dalam kunjungan ini tokoh lintas agama Myanmar menganggap Indonesia sebagai panutan dalam menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama sehingga mereka perlu belajar dari pengalaman Indonesia dalam mengatasi persoalan perbedaan.

“Kami menganggap Indonesia sebagai role model karena kita punya kesamaan. Indonesia telah membuktikan bahwa perbedaan bukanlah ancaman, tapi tantangan. Sehingga kita perlu belajar bagaimana mengatasi tantangan itu,” kata Pendiri Myanmar Islamic Center Al Haj U Aye Lwin di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Senin.

Lwin, sebagai sebagai komando kunjungan ini mengatakan menegaskan bahwa antara Indonesia dan Myanmar memiliki karakterter yang sama. Pihaknya menegaskan bahwa dalam hal tantangan keberagaman adalah adanya ancaman radikalisme yang mengatasnamakan agama  juga terjadi di Myanmar.

Menurut Anggota Dewan Penasihat untuk Rakhine (Advisory Commission on Rakhine State) itu, kedua negara harus lebih banyak terlibat dalam diskusi dan dialog. Sehingga saling berbagi pengalaman dalam menyelesaikan masalah radikalisme.

“Radikalisme, ekstrimisme dan elemen radikal yang selalu membajak agama itu seringkali terjadi di Indonesia dan Malaysia. Sehingga kita harus membagikan pengalaman masing-masing,” tambahnya.

Dengan situasi di Myanmar yang masih mengalami konflik kemanusiaan Rakhine. Lwin mengatakan saat ini negaranya sedang berjuang untuk mencapai perubahan lebih baik.

“Kami masih berjuang, dan punya tantangan dan peluang. Kami berusaha untuk mengubah tantangan menjadi peluang. Insya Allah semua akan berubah,” ujarnya.

Sejumlah tokoh dan aktivis lintas agama dari Myanmar mengunjungi Kantor Wapres di Jakarta, Senin siang, untuk berdialog dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai upaya penyelesaian konflik di Indonesia. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kerja sama bilateral Indonesia-Myanmar lewat Indonesia Inter-Religious Council (IRC) yang diprakarsai oleh Din Syamsuddin. (RB/harakatuna.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here