BWI Ajak Millenial NU Jadi Motor Penggerak Wakaf

0
14
BWI Ajak Millenial NU Jadi Motor Penggerak Wakaf
BWI Ajak Millenial NU Jadi Motor Penggerak Wakaf

Ibadah.co.id –Badan Wakaf Indonesia (BWI) terus berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi wakaf agar dapat berkontribusi dalam menguatkan perekonomian RI. Komitmen ini juga dilakukan sebagai upaya untuk memperbesar dunia perwakafan di Tanah Air.

Ketua BWI, Mohammad Nuh, mengajak milenial Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas terbesar di Indonesia agar menjadi penggerak wakaf. “NU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia dapat yang menjadi motor penggerak gerakan wakaf,” papar Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam Pleno PBNU, di Pesantren Al-Muhajirin, beberapa hari lalu.

Prof. Dr. Nuh juga menjelaskan bahwa manusia yang mampu mempertahankan eksistensinya di tengah masyarakat dapat melakukan perubahan. “Dalam perlombaan balap motor, seseorang dapat menyalip lawannya ketika di tikungan. Kenapa? Karena terjadi perubahan lintasan, kecepatan serta posisi yang dapat merubah keunggulan seseorang dengan yang lainnya,” tukas pria 60 tahun tersebut seperti dilansir dari laman BWI.

Beliau juga menjelaskan nilai dasar NU yang dapat ditransformasikan di era milenial seperti pikiran, nasionalisme dan gerakan ekonomi. ”Agar dapat tetap eksis di tengah masyarakat maka fondasinya harus dapat bertransformasi dengan era milenial kini. Fondasi NU sendiri adalah Taswirul Afkar (pemikiran), Nahdlatul Wathon (nasionalisme) dan Nahdlatut Tujjar (ekonomi),” jelas Menteri Pendidikan periode 2009/2014 tersebut.

Khusus Nahdlatut Tujjar (kebangkitan ekonomi), Prof. Dr. Nuh menjelaskan bahwa meningkatnya ekonomi umat dapat diperoleh dengan mengoptimalkan wakaf tunai. Wakaf tunai dapat memberikan akselerasi pertumbuhan ekonomi karena dikelola secara berkelanjutan, mandiri dan bersifat produktif.

Prof Dr. Nuh juga mengajak kader NU untuk berwakaf dengan memberikan demo wakaf melalui mobile banking. Hal ini didasari banyaknya jumlah kader NU yang mencapai puluhan juta. Jika mereka mampu melakukan wakaf secara istikamah misalnya dengan nilai sepuluh ribu rupiah, tentu hasilnya sangat besar. (ed.AS/ibadah/co.id/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here