Kasus Bakar Bendera PDIP, Pagar Nusa NU Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan

0
13
Kasus Bakar Bendera PDIP, Pagar Nusa NU Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan
Kasus Bakar Bendera PDIP, Pagar Nusa NU Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan

Ibadah.co.id –Pencak silat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama mengingatkan semua elemen masyarakat untuk menjaga persatuan bangsa. Hal ini menyusul demonstrasi terhadap RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang berujung pada pembakaran bendera PDI Perjuangan beberapa waktu lalu.

“Jangan sampai ada kelompok yang berupaya memecah belah bangsa dan mengadu domba umat Islam dengan kelompok nasionalis. Bendera itu simbol kehormatan dan jati diri,” kata Ketua Umum PP Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU), M  Nabiel Haroen, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut dia, aksi provokasi itu yang membawa bendera PKI dan membakarnya bersama bendera PDI Perjuangan. “Aparat kepolisian harus berani menangkap para provokator tersebut,” kata Nabiel.

Dia mengatakan bahwa Nahdiyin (warga NU) dan kelompok Soekarnois itu saudara dan sama-sama berjuang mendirikan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, mengapa Bung Karno sangat dekat dengan NU, demikian halnya dengan PDIP. “Bung Karno juga mendapat pengukuhan dari NU sebagai waliyyul amri ad-dharuri bis-syaukah, yakni pemimpin negara pada masa transisi yang punya legitimasi untuk memimpin bangsa,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, Bung Karno juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Islam melalui Konferensi Islam Asia Afrika pada tanggal 6—14 Maret 1965 di Bandung.

Menurut dia, tanpa dukungan Bung Karno, tidak akan ditemukan makam Imam Buchori di kawasan Uzbekistan, yang saat itu berada di wilayah Soviet yang dipimpin Nikita Krushchev.

“Bung Karno juga banyak membantu kemerdekaan bangsa Islam, seperti Aljazair, Palestina, dan pembela kemerdekaan Pakistan. Jadi, jangan sampai ada yang memutarbalikkan sejarah. Kalau mereka terus memecah belah bangsa, mereka melawan demokrasi dan konsensus kebangsaan, harus ada tindakan tegas melawan itu,” kata anggota Komisi IX DPR RI ini. (ed.AS/ibadah.co.id/republikaonline)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here