Pendiri Bank Syariah Pertama di Dunia Meninggal

0
29
Pendiri Bank Syariah Pertama di Dunia Meninggal
Pendiri Bank Syariah Pertama di Dunia Meninggal

Ibadah.co.id – Pendiri bank syariah pertama di dunia meninggal. Ia adalah pengusaha kondang asal Dubai yakni Saeed Lootah. Selain berkecimpung dalam dunia bisnis, ia juga memiliki beberapa usaha di bidang pendidikan, dan kesehatan. Dedikasi yang besar membuatnya banyak dikenang oleh warga dunia.

Seperti dilansir republika.co.id pada 30/06/2020, pengusaha terkemuka Dubai sekaligus pendiri bank syariah pertama di dunia baru saja dikabarkan meninggal dunia. Ialah Saeed Lootah yang meninggal di usia 97 tahun. Ucapan bela sungkawa pun hadir di Twitter Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirate Arab, Sheikh Mohammed bin Rashid.

“Dia adalah pedagang yang memulai usahanya dari nol, dan menyentuh banyak aspek ekonomi Dubai. Aku mengenalnya sebagai seorang yang yang cerdas, bijaksana dan tenang,” ujar Sheikh Mohammed.

Dilansir dari Gulf News di Jakarta, Selasa (30/6/2020) pihak Dubai Islamic Bank (DIB) juga ikut memberikan ucapan belasungkawa terhadap pendiri bank syariah tersebut melalui akun Twitter resminya.

“Kami sangat sedih atas meninggalnya Haji Saeed Bin Ahmed Al Lootah, pendiri Dubai Islamic Bank. Keberhasilan dan warisan kami menjadi Bank Islam pertama menjadi kenyataan karena visi dan dedikasinya,” kata DIB pada akun Twitter-nya.

Putra mahkota UEA, Sheikh Hamdan, juga memuji bagaimana Saeed yang memadukan kepemimpinannya di bidang bisnis dengan aktivitas kemanusiaan.

Saeed Lootah dilahirkan pada tahun 1923 di Dubai dan meninggal pada hari Minggu lalu. Ia merupakan seorang yang sangat percaya pada pentingnya pendidikan, hingga mendirikan Islamic Education School pada 1983 dan Dubai Medical College.

Pada 1992, Saeed mendirikan College of Pharmacology di Dubai, dan memprakarsai Dubai Centre for Environmental Research, the Dubai Specialised Medical Centre, dan Medical Research Labs yang meneliti tumbuhan obat dan pengobatan Islami.

Khaleej Times melaporkan Saeed mendirikan Dubai Islamic Bank pada tahun 1975 untuk membantu bisnis-bisnis dengan sistem keuangan berdasarkan ajaran syariah. Sebelum sukses di bidang keuangan, Saeed aktif di bisnis kelautan lalu mendirikan S.S. Lootah Contracting Company bersama saudara laki-lakinya pada 1956.

Kini, S.S. Lootah grup bergerak di bidang keuangan, real estate, hingga energi. Saeed juga memiliki hati yang mulia dengan menggunakan uangnya untuk membantu para yatim-piatu.

“Industri keuangan syariah merasa sedih atas kehilangan pelopor kami, Haji Saeed Bin Ahmed Al Lootah,” kata Iqbal Khan, kepala eksekutif Modal Fajr, di Twitter. “Kami berutang padanya dan begitu banyak terhadap industri, kami berhutang budi,” sambungnya. (RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here