Masyarakat Bangkalan Malas Sertifikati Tanah Wakaf, Polemik Kepemilikan Tanah Membesar

0
54

Ibadah.co.id – Masyarakat kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur semenjak tahun 2020 tidak ada satu pun yang mengurus tanah wakaf pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Menurut Kepala Urusan Umum Kepegawaian, Agraria, dan Tata Ruang atau Badan Pertahanan Nasional (ART/BPN) Bangkalan, Bambang Agus, dilansir dari Koran Madura, Sabtu (25/07) menuturkan, sertifikat tanah memang sudah menjadi keputusan pusat agar tidak terjadi polemik kepemilikan tanah di kemudian hari. Misalnya, di wilayah Surabaya, sudah banyak menyertifikasi tanahnya dan sudah masuk legal.

“Biasanya tidak diuruskannya sertifikat tanah wakaf di Bangkalan, karena difaktorin administrasi, mulai dari ikrar wakaf hingga orang yang akan mewakafkan tanahnya (wakif),” ujarnya.

Kemalasan masyarakat Bangkalan, Bambang menambahkan, proses pendaftaran tanah tidak langsung mendaftarkan dan langsung selesai. Namun, ada prosedur yang mengaturnya, mulai dari ikrar wakaf, nadzir, dan wakif.

Tiga komen tersebut yang mengakibatkan masyarakat Bangkalan tidak sertifikasi tanah wakafnya sehingga memungkinkan terjadinya polemik pengakuan kepemilikan tanah di kemudian hari. (HN/Kontributor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here