Pameran ‘Gelar Kain Unggulan Nusantara’ Dibuka, Surga Belanja Pencinta dan Penggunan Kain Nusantara

0
284
Pameran 'Gelar Kain Unggulan Nusantara' Dibuka, Surga Belanja Pencinta dan Penggunan Kain Nusantara
Pameran 'Gelar Kain Unggulan Nusantara' Dibuka, Surga Belanja Pencinta dan Penggunan Kain Nusantara

Ibadah.co.id –Para pecinta kain unggulan Nusantara kini bebas memilih bahan dan model yang beragam dalam pameran Gelar Kain Unggulan Nusantara yang bertempat di JCC, Jakarta, 23-28 September 2019.

Pameran ini penting karena upaya membangun ekonomi rakyat dan ‘wong cilik’ atau pengusaha UMKM lokal terutama dalam bidang kain unggulan Nusantara seperti perajin batik, tenun, sulam, border, kain dan aksesoris, dan untuk menyemarakkan geliat usaha perajin batik dan kain nusantara, pameran ini juga mengugah gairah usaha perajin kain lokal untuk lebih berani dalam melakukan berbagai inovasi di berbagai  bidang, bukan tertumpu pada produk saja, melainkan juga  pada metode pemasaran, proses bisnis, dan melakukan standarisasi SDM atau pekerja dalam industry tersebut.

Menurut Ketua Penyelenggara Gelar Kain Unggulan Nusantara, CEO Misti Connection, Jhon Shimbi, bahwa pemaran ini bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap budaya lokal yang beragam dan bercitarasa kearifan lokal yang tinggi.

“Selain itu, pameran kali ini untuk menciptakan surga belanja bagi pecinta dan pengguna kain unggulan Nusantara agar dapat menikmati produk-produk lokal dan unggulan nasional, Gelar Kain Unggulan Nusantara ini juga dilakukan  untuk mengenalkan kekayaan budaya nasional berupa produk-produk unggulan seperti kain, batik tenun, sulam, dan accessories,” ujarnya kepada awak media pada acara pembukaan Gelar Kain Unggulan Nusantara 2019 di JCC.

Dalam pameran Gelar Kain Unggulan Nusantara 2019, diikuti oleh  160 peserta  dari berbagai daerah seperti,  Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, bahkan ada karpet dari luar negeri yang ingin meramaikan pasar kain unggulan Nusantara dengan produknya, Karpet yang berasal dari Pakistan.

Menurut Jhon Simbi, bahwa di tengah suasana demo seperti ini, target pengunjung tidak jadi patokan. Namun, dirinya berharap masyarakat akan akan datang dan membeli kain-kain unggulan Nusantara di Pameran ini. “Saya tegaskan ini suasana masih terkendali, aman, kita percaya aparat keamanan juga pasti akan maksimal menjaga suasana kondusif, jadi saya yakin masyarakat ibu kota sudah cerdas tidak termakan isu provoskasi, dan pasti akan datang ke pameran ini, saya tetap optimis,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas Pusat) Euis Saedah menyatakan bahwa pameran Gelar Kain Unggulan Nusantara 2019 ini merupakan sarana yang tepat mengenalkan kerajinan dan kesenian warisan leluhur dan kekayaan serta kearifan lokal kepada geerasi muda. “Dengan memperkuat inovasi, menjadikan teknologi informasi sebagai sarana memperkuat keunggulan, menciptakan desain-desain lokal bercitarasa global, dan menggabungkan seni dan warisan leluhur dengan tren desain dan warna yang upto date, menjadi bagian penting dari proses menjadikan kain-kain unggulan nasional menjadi produk yang tren sepanjang masa,” katanya.

Acara yang berlangsung selama 4 hari ini, menyajikan berbagai perhelatan kain-kain unggulan Nusantara seperti batik, Sulam, Kain, Tenun, Bordir dan Acessories dari berbagai daerah seperti Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Palembang, Jakarta, dan Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Sulawesi dan lainnya. (ed.AS/ibadah.co.id/rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here