Menag Kenang Moderasi di Mathla’ul Anwar Banten

0
213
Menag Kenang Moderasi di Mathla'ul Anwar Banten
Menag Kenang Moderasi di Mathla'ul Anwar Banten

Ibadah.co.id – Moderasi atau tawassuth dalam beragama adalah konsep yang ditawarkan dalam semua agama. Tidak ada satu agama apapun di dunia ini yang memerintahkan kekerasan bagi para pemeluknya. Dalam Islam, konsep moderasi di sebutkan dalam al-Quran dalam surat al-Baqarah ayat 143 yang artinya “Dan Yang Demikian Itu Kami Jadikan Kalian (Umat Islam) Sebagai Umat Pertengahan”.

Oleh karena itu, dalam melestarikan konsep yang mulia ini, Menteri Agama Fachrul Razi berkunjung ke Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten. Menag hadir untuk meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Serba Guna kampus UNMA Banten.

Menag juga meresmikan dibukanya program Pascasarjana Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam UNMA Banten. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Di hadapan ratusan tamu yang hadir, Menag mengingatkan kembali tentang moderasi beragama yang diusung oleh salah satu pendiri Mathla’ul Anwar KH. Mas Abdurrahman. Mengutip buku biografi KH. Mas Abdurrahman (1971) yang disusun puteranya (KH. Nahid Abdurrahman), Menag mengatakan bahwa cara KH. Mas Abdurrahman dalam memberantas kebatilan dilakukan dengan halus dan bijaksana.

“Cara beliau dalam memberantas kebatilan serta menginsafkan masyarakat dijalankan dengan halus dan bijaksana. Tidak dengan radikal tetapi sedikit demi sedikit dalam memberikan pengertian hingga orang menjadi insyaf,” ungkap Menag di Pandeglang, Kamis (20/02).

Menag menilai pendekatan KH. Mas Abdurahman dalam mendidik masyarakat secara halus dan bijaksana sangat relevan dengan kondisi saat ini. “Itulah mau’izatul hasanah, yaitu berdakwah dengan memberikan nasihat-nasihat atau menyampaikan ajaran-ajaran Islam dengan rasa kasih sayang sehingga nasihat dan ajaran tersebut dapat menyentuh hati mereka,” lanjut Menag.

Menag berharap, semangat KH. Mas Abdurrahman dalam menyebarkan pendidikan Islam yang moderat menjadi teladan generasi Mathla’ul Anwar masa kini. “Islam harus kita sebar luaskan secara damai sehingga menjadi rahmat bagi alam semesta, menjadi Islam yang rahmatan lil alamin,” ungkap Menag.

Menag bersama Ibu Anny Fachrul Razi tiba di Mathla’ul Anwar (MA) Pandeglang pukul 11.30 WIB. Kehadiran Menag disambut Ketua Badan Pelaksana Harian MA M. Irsjad Djuwaeli, Ketua Umum Pengurus Besar MA KH. Ahmad Syadeli Karim, serta Rektor UNMA Abdul Ghani Abdullah.

Hadir juga, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Pendis Arskal Salim, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten A Bazari Syam, Kabag TU Pimpinan Khoirul Huda Basyir. Hadir juga, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Ketua DPRD Tb. Udi Djuhdi, Kapolres, Kajari, serta Dandim 0601 Pandeglang. (RB)