Erick Thohir Akan Ajak MUI Lihat Produksi Vaksin Covid-19 di China

0
23
Erick Thohir Akan Ajak MUI Lihat Produksi Vaksin Covid-19 di China
Erick Thohir Akan Ajak MUI Lihat Produksi Vaksin Covid-19 di China

Ibadah.co.id- Erick Tohir selaku Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional diketahui akan mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk berkunjung ke China melihat proses produksi Vaksin Covid-19 yang akan diproduksi oleh Sinovac.
Dikutip dari kompas.com pada Rabu (16/09/20), hal tersebut dilakukannya untuk memastikan bahwa vaksin yang akan digunakan terjamin halalnya.
“Kita juga pastikan vaksin ini halal dan juga standar kita, karena itu kita kirimkan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) ke UAE (Uni Arab Emirat) dan Insya Allah ke Cina bersama MUI Oktober ini,” ujar Erick dalam webinar Transportasi Sehat Indonesia Maju, Selasa (15/0/2020).
Kemudian, Menteri Badan Usaha Milik Negara tersebut juga meyebutkan bahwa China sendiri juga tengah melakukan uji vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Erick juga menegaskan bahwa uji coba vaksin pertama di Bandung MUI turut hadir sekaligus memastikan halalnya vaksin tersebut.
Erick menegaskan dalam memproduksi vaksin Covid-19, Indonesia harus terus maju ke depan dan tidak boleh tertinggal karena memang Indonesia adalah negara yang agresif.
“Program vaksin yang ada di Inggris populasi nya 60 juta dia secure-nya hampir 250 juta. Kita tidak boleh tertinggal karena itu kita agresif,” tegasnya.
Erick juga sudah pernah mengunjungi Cina dan UEA untuk melakukan kerja sama produksi vaksin. Erick berharap dengan upaya tersebut ke depannya akan dapat menstabilkan kesehatan masyarakat Indonesia.
“Ini kita lakukan sampai kita juga bisa memproduksi vaksin Merah Putih,” tutur Erick.
Diketahui pula jika Erick telah bertemu dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin guna membahas vaksin Covid-19 asal China tersebut. “Saya juga datang ke Pak Wapres untuk memastikan proses ini didukung dan tentu kita menjanjikan kehalalan dari vaksin ini,” ucap dia.
Saat ini vaksin juga tengah masuk uji klinis tahap tiga di Indonesia, Bangladesh, Arab Saudi, dan Turki. Sedangkan untuk target imunisasi dilakukan Indonesia pada awal 2021 ketika uji klinis berjalan lancar sesuai rencana awal.
Erick juga berpesan, tahun 2020 ini Indonesia harus lebih fokus pada sektor kesehatan dengan tetap tertib dengan protokol kesehatan.
“Kalau melihat tren ini, maka ini timeline yang disepakati komite tidak bisa dibalik-balik. Testing, tracing, treatment sebuah keharusan,” ucapnya. (DAF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here