Menag: Wakaf dapat Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Umat

0
23
Menag: Wakaf dapat Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Umat

Ibadah.co.id- Fachrul Razi selaku Menteri Agama merasa optimis untuk menjadikan wakaf sebagai lokomotif bagi kebangkitan perekonomian umat. Sebagaimana yang disampaikan oleh Menag dalam sambutannya di acara Pembukaan Rakornas badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Peluncuran Gerakan Wakaf Indonesia (Gerakin) di Jakarta pada Senin (14/09/20)

“Kita semua yakin dan optimis, insyaAllah suatu saaat nanti, wakaf menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi umat dan instrumen penanggulangan kemiskinan di negara kita,” ucapnya.

Dikutip dari kemenag.go.id pada Senin (14/09/20), acara tersebut dihadiri pula oleh M. Nuh sebagai Ketua Pelaksana BWI, Khofifah Indar Parawangsa selaku Gubernur Jawa Timur, dan Perwakilan BWI seluruh Indonesia.

Dia juga menjelaskan bahwa wakaf memiliki keunggulan sebagai sumber keuangan Syariah, yaitu pada keluasan dan keluwesan skema pengelolaannya.

“Siapa saja bisa berwakaf dan manfaat wakaf sangat luas sepanjang  berada dalam koridor yang tidak bertentangan dengan ketentuan agama,” jelasnya.

“Sebagai aset sosial, (wakaf) dapat diinvestasikan ke dalam instrumen keuangan komersial sepanjang tidak keluar dari batasan syariah,” imbuhnya.

Maka dari itu, dalam pelaksanaannya perlu ada terobosan yang berkesinambungan dari sisi regulasi, kebijakan, program, dan layanan untuk menghasilkan manfaat wakaf secara maksimal.

“Pemerintah melalui regulasi yang dibuat amat berkepentingan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berwakaf,” tuturnya.

Kemudian, menag menegaskan bahwa aset wakaf harus dikelola secara amanah, transparan, dan profesional.

“Kami mengajak seluruh institusi yang terkait dan segenap elemen masyarakat untuk bersama-sama Kemenag dan Badan Wakaf Indonesia agar bersama-sama memberi perhatian terhadap perlindungan, pengamanan  dan perkembangan aset-aset wakaf serta meningkatkan literasi masyarakat dalam berwakaf. Sehingga nilai manfaatnya semakin berkembang dan produktif,” tegasnya. (DAF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here