P2N Gelar Diskusi Publik, Erick Thohir: BUMN Siap Jalin Kerjasama dengan P2N-PBNU

0
260
P2N Gelar Diskusi Publik, Erick Thohir: BUMN Siap Jalin Kerjasama dengan P2N-PBNU
P2N Gelar Diskusi Publik, Erick Thohir: BUMN Siap Jalin Kerjasama dengan P2N-PBNU

Ibadah.co.id – Perkumpulan Profesional dan Pengusaha Nahdliyin (P2N) menggelar diskusi publik secara online pada Rabu (12/08). Diskusi publik tersebut mengusung tema “BUMN Lokomotif Pemulihan Ekkonomi dan Kesejahteraan Rakyat di Era Covid-19”.

Dalam paparanya, Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik kerjasama antara P2N-PBNU Perkumpulan Profesional dan Pengusaha Nahdliyin-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kerjasama ini merupakan langkah Kongkret dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, terlebih mayoritas warga Nahdliyin merupakan kelas menengah kebawah yang paling berdampak saat pandemi ini.

Sebelum Erick menyambut baik kerjasama ini, Witjaksono selaku Moderator menginisiasi agar ada aksi kongkret setelah diskusi publik ini.

“Mas Menteri, ini merupakan penjelasan yang menarik dan detail terkait program Pemulihan Ekonomi Nasional. Namun, alangkah baiknya jika BUMN dan PBNU melalui P2N bisa bekerjasama dan bersinergi secara kongkret,” kata Wakil Ketua Umum P2N Witjaksono.

“Siap. kami menyambut baik kerjasama ini. Saya harap dua sampai tiga minggu kedepan bisa dibicarakan lebih lanjut,” jawab Erick.

Erick yang hadir sebagai Keynote Speaker dalam Diskusi Publik ini, terlebih dahulu menjelaskan berbagai program yang sedang digencarkan pemerintah dalam penanganan Covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional. Selaku Ketua Umum Komite Penanganan Covid-19 dan Pemuluhan ekonomi Nasional ini, Erick juga menjelaskan lima prioritas Kementerian BUMN.

Adapun lima prioritas tersebut yaitu, Pertama nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia. Ini menunjukkan bahwa BUMN tidak hanya fokus pada bisnis ekonomi saja, namun juga kegiatan sosial. Kedua inovasi model bisnis. Ketiga kepemimpinan teknologi, yakni memimpin secara global dalam teknologi strategis dengan digital. Keempat peningkatan investasi (mengoptimalkan nilai asset dan menciptakan ekosistem investasi). Kelima pengembangan talenta dengan mengedukasi dan melatih tenaga SDM.

Senada dengan hal itu, Anggota DPR RI Komisi VI Marwan Jafar menyebut bahwa ada empat hal yang penting diperhatikan dalam kerjasama BUMN dan PBNU nanti. “Saya kira bidang farmasi atau kesehatan, pangan, energi dan telekomunikasi itu yang perlu diperhatikan dalam kerjasama antara PBNU dan BUMN,” tegas Marwan.

Anggota DPR RI fraksi PKB ini pun siap mendampingi proses kerjasama ini.

Acara yang dibuka dengan Sambutan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini merupakan diskusi publik P2N yang keenam. Dalam sambutannya Kyai Said menjelaskan bahwa sejak awal Covid-19 NU gencar membantu masyarakat bawah yang terdampak dan terus membantunya hingga sekarang.

“Sejak Maret saat jumlah korban masih 36 orang hingga sekarang, NU konsisten membantu masyarakat bawah yang benar-benar terdampak pandemi ini. Tentu diskusi dengan tema BUMN sebagai lokomotif pemulihan ekonomi & kesejahteraan rakyat di Era Covid-19 ini diharapkan mampu mensinergikan program pemerintah demi kesejahteraan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Kemudian di penghujung acara, Ketua Umum P2N Irnanda Laksanawan sangat mengapresiasi upaya konkret BUMN dan P2N-PBNU ini dalam kerjasama untuk pemulihan ekonomi nasional. (ZA).