Sekjen MUI: Penemuan Obat Covid Mesti Didukung

0
129
Sekjen MUI: Penemuan Obat Covid Mesti Didukung
Sekjen MUI: Penemuan Obat Covid Mesti Didukung

Ibadah.co.id – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Abbas mengatakan penemuan obat Covid-19 hasil penelitian anak bangsa mesti didukung, terutama oleh pemerintah. Obat ini diharapkan bisa menyudahi pandemi Covid-19 di Indonesia dan dunia.

Seperti dilansir okezone.com pada 16/08/2020, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Abbas mengatakan, jika memang Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sudah menemukan obat kombinasi Covid-19 temuan tim gabungan Unair, BIN, TNI AD dan BPOM, ini jelas merupakan sebuah prestasi yang sangat menggembirakan dan membanggakan.

“Kita gembira karena dengan demikian bangsa kita insya Allah tentu akan dapat dengan cepat mengatasi krisis kesehatan Covid-19 yang benar-benar telah mengganggu ketentraman hidup kita dalam 5 bulan terakhir,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2020).

Menurutnya dengan ditemukannya obat kombinasi Covid-19, diharapkan bisa menciptakan ketenangan di kalangan masyarakat dan membawa bangsa ini untuk bisa cepat keluar dari krisis ekonomi akibat wabah virus corona.

“Dengan sudah ditemukannya obat Covid-19 tersebut, maka masyarakat tentu sudah akan bisa kembali bekerja dan beraktifitas seperti semula sehingga dengan demikian roda perekonomian nasional tentu akan kembali dapat berputar dan menggeliat seperti semula,” ujar Anwar.

“Temuan ini tentu juga akan sangat membanggakan, karena ternyata anak-anak bangsa ini juga hebat-hebat karena mereka sudah bisa menemukan obat Covid-19 yang sangat dinanti-nanti oleh dunia, apalagi penemuan ini merupakan penemuan yang pertama di dunia.”

Hal ini, lanjut dia, jelas sangat menggembirakan dan membanggakan hati kita bagai bangsa.

“Oleh karena itu kalau ini benar maka pemerintah harus mendukung penuh temuan anak bangsa ini dengan memberikan izin produksi dan izin edar secepatnya, untuk dapat dipergunakan bagi mengobati dan melindungi seluruh anak bangsa yang jumlahnya 267 juta saat ini,” tutur Anwar. “Di samping itu, obat Covid-19 ini juga bisa kita pasarkan secepatnya ke negara-negara lain yang membutuhkan sehingga dengan kehadiran obat ini kita harapkan selain dapat membantu menyehatkan dan menyelamatkan jiwa dari para penderitanya dia juga akan dapat mendatangkan keuntungan finansial dan akan bisa mengangkat harkat dan martabat kita sebagai bangsa di mata dunia dan hal ini tentu jelas sangat-sangat kita harapkan.” (RB)