Bangun Sinergi dengan Al-Irsyad, Menag : Komunikasi adalah Kuncinya

Bangun SPandemi Kian Perkuat Transformasi Dakwah GP Ansorinergi dengan Al-Irsyad, Menag : Komunikasi adalah Kuncinya
Wamenag: Wapres dan Menag Sama, Larang Mudik 6 – 17 Mei 2021

Komunikasi adalah kunci membangun sinergi untuk memajukan bangsa.

Ibadah.co.id –Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkomitmen untuk mengintensifkan komunikasi dengan seluruh ormas Islam untuk memajukan bangsa. Hal ini dikemukakan Menag Yaqut saat menerima perwakilan pengurus Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyah, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

“Prinsipnya, Kemenag ingin membangun sinergi dengan seluruh ormas Islam yang ada. Dan kami sadar, ini semua dapat dilakukan dengan membangun komunikasi yang intensif,” tutur Menag dilansir dari kemenag.go.id, Selasa (20/4). 

Menag Yaqut mengatakan sejatinya keberadaan ormas Islam dapat menjadi kekuatan bangsa Indonesia. Hal ini dimungkinkan bila terdapat sinergi yang baik antar ormas, maupun dengan pemerintah.

“Memperbaiki ukhuwah islamiyah itu menjadi kata kunci. Manyatukan pasti sulit, tapi komunikasi harus dibangun,” tutur Menag. 

Kemenag mengapresiasi kehadiran Al-Irsyad yang selama ini telah mewarnai kehidupan keberagamaan di Indonesia. Menag menyebut pihaknya sangat terbuka untuk bisa bersinergi dengan Al-Irsyad melalui program yang dimiliki.

Sementara pimpinan PP Al-Irsyad Faizol N bin Madi menyampaikan, saat ini organisasi Al-Irsyad tengah bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan, serta sosial ekonomi.

“Untuk bidang pendidikan, kami bahkan punya lembaga yang berada di perbatasan Papua Nugini. Di bidang sosial ekonomi, kami punya rumah sakit dan aktif juga terlibat dalam penanganan bencana-bencana, terbaru, di lombok kita membangun seribu rumah untuk korban bencana alam di sana,” terang Faizol. 

Faizol mengatakan, kedatangan pihaknya tersebut bertujuan untuk meminta dukungan pemerintah terhadap pergerakan yang dilakukan Perhimpunan Al-Irsyad Al Islamiyah.

“Kami berharap Kemenag dapat mendukung untuk pemberian rekomendasi penyelenggaraan lembaga pendidikan di bawah Kemenag. Kedua, kami berharap dapat memperoleh pelatihan dan sertifikasi falaqiyah bagi kader muda Al-Irsyad,” harapnya. 

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan Umat Beragama Ishfah Abdil Aziz, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi, dan Sekretaris Menteri Thobib Al Asyhar. (EA)

Baca Juga : Soal Pria yang Mengaku Nabi Ke-26, Ini Respon Wamenag

3 KOMENTAR