Kemenag dan Kemenlu : Siap Dukung Moderasi Agama ke Tingkat Global

1
26
Kemenag dan Kemenlu : Siap Dukung Moderasi Agama ke Tingkat Global
Kemenag dan Kemenlu : Siap Dukung Moderasi Agama ke Tingkat Global

Ibadah.co.id –Dalam pembicaraan antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Nizar Ali dan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (Dirjen IDP) Kemenlu Teuku Faizasyah, di kantor Kementerian Agama, Jakarta, dikatakan bahwa Kemenag dan Kemenlu siap bersinergi untuk mengenalkan moderasi beragama ke masyarakat dunia.

Dilansir dari kemenag.go.id, Nizar menuturkan, moderasi beragama saat ini bukan hanya menjadi kebutuhan di dalam negeri saja, tetapi juga dunia global. Tentunya untuk mewujudkannya dibutuhkan peran diplomatik yang selama ini dilakukan oleh Kemenlu RI.  

“Kemenag memang leading sector moderasi beragama. Dalam konteks ini, Kemenlu menjadi leading sektornya,” pungkas Nizar, Senin (22/2).

“Misalnya, salah satunya kita punya Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang menargetkan 25% mahasiswanya dari luar negeri. Mungkin Kemenlu bisa membantu untuk rekrutmen mahasiswa ini,” sambung Nizar. 

Nizar berharap kerjasama ini juga dapat menjangkau pengembangan pendidikan moderasi beragama di Indonesia.

Dirjen IDP Kemenlu Teuku Faizasyah menyambut baik niat baik tersebut dan berharap Kemenag dapat menyertai Kemenlu untuk menyiapkan konten promosi moderasi beragama di tingkat global.

“Mungkin nanti kita membuat film, video, atau bentuk publikasi lainnya yang lebih kekinian, yang dapat kita promosikan juga ke luar negeri,” tuturnya.

Sebelumnya, Kemenlu dan Kemenag juga telah banyak bekerjasama terkait dengan penguatan kerukunan umat beragama.

“Kita sudah memiliki kerja sama dalam program dialog lintas agama, yang hingga saat ini telah melibatkan kerjasama 33 negara,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Kemenlu siap memfasilitasi untuk menghadirkan tokoh-tokoh agama dunia dalam dialog-dialog lintas agama yang berlangsung di Indonesia.

Teuku Faizasyah juga siap mendukung “Pekan Moderasi Beragama” yang akan digelar Kemenag. Ia menyebut akan membantu untuk berkomunikasi dengan duta-duta besar yang diharapkan dapat berperan serta dalam Pekan Moderasi Beragama tersebut. (EA)