Sebut ISIS Haus Darah, Wadubes Afghanistan Yakin Taliban Akan Usir Mereka

Sebut ISIS Haus Darah, Wadubes Afghanistan Yakin Taliban Akan Usir Mereka
Sebut ISIS Haus Darah, Wadubes Afghanistan Yakin Taliban Akan Usir Mereka

Ibadah.co.id- Wakil Dubes Republik Islam Afghanistan Qais Barakzai mengatakan bahwa Kelompok ISIS-K atau lebih tepatnya Negara Islam Provinsi Khorasan (ISKP) adalah faksi haus darah yang masih ada di Afghanistan. Menurutnya, kelompok ekstrem tersebut berusaha memanfaatkan situasi yang kini terjadi.

“ISIS-K adalah faksi haus darah yang masih ada di Afghanistan. Jumlah mereka sebetulnya tidak banyak dan tidak mengakar di masyarakat Afghanistan. Mereka mencoba memanfaatkan situasi kekosongan dengan aksi teror,” kata Wakil Dubes Republik Islam Afghanistan Qais Barakzai menukil pernyataannya dalam program Blak-blakan di detikcom, Rabu (1/9).

Ia mengatakan, selama ini Taliban dan ISIS-K tidak pernah akur karena kedua kelompok ini sering bertempur. Apabila pemerintahan baru ke depan mampu mewujudkan suasana damai, Qais yakin Taliban kemungkinan besar akan mengusir mereka (ISIS) dari Afghanistan.

Sebab, dalam setiap perundingan yang berlangsung di Doha, Qatar, para pemimpin Taliban berulang kali menegaskan janjinya untuk tidak menjadikan Afghanistan sebagai pusat atau tempat bernaungnya teroris di masa yang akan datang.

“Kami maupun Taliban sudah sepakat bahwa wilayah Afghanistan tak akan digunakan bagi entitas asing mana pun. Saya yakin Taliban akan mengusir ISIS-K dari Afghanistan. Kami berharap Taliban melaksanakan janjinya dan tidak menjadikan Afghanistan sebagai wilayah atau pusat berlabuhnya kelompok-kelompok teroris,” tutur Qais Barakzai.

Baca Juga : Serangan Bom ISIS-K, Taliban : Kami Kehilangan Banyak Orang

Diplomat yang pernah bertugas di India itu menegaskan, selama ini Taliban memang cuma memerangi pasukan AS dan tentara pemerintah. Tapi tentu ada banyak warga sipil yang terkena imbas, menjadi korban. Berbeda dengan ISIS, yang tidak peduli dengan jumlah warga sipil yang menjadi korban serangan mereka seperti dengan menyerang Bandara di Kabul beberapa hari lalu.

Seperti dilansir AFP, Jumat (27/8), ISIS-K merupakan cabang dari kelompok ISIS yang pertama muncul di Suriah dan Irak. Meskipun berbagi ideologi dan taktik yang sama, seberapa dalam hubungan kedua kelompok itu tidak pernah diketahui secara keseluruhan. Nama ISIS-K sendiri berasal dari terminologi area bersejarah yang sekarang mencakup Afghanistan, Pakistan, Iran dan Asia Tengah, yang disebut ‘Khorasan’.

ISIS-K diketahui terbentuk beberapa bulan setelah ISIS mendeklarasikan kekhalifahan di Irak dan Suriah tahun 2014. Para petempur yang memisahkan diri dari Taliban Pakistan bergabung dengan ISIS-K di Afghanistan dan menyatakan sumpah setia pada pemimpin ISIS saat itu, Abu Bakr al-Baghdadi. (EA)

Baca Juga : Ancaman ISIS Kian Nyata, Amerika Tetap Evakuasi Warganya dari Afghanistan