Take a fresh look at your lifestyle.

Perkuat Wirausaha Pesantren, PBNU dan Kemendag Teken Kerja Sama

0 26

Ibadah.co.id – Dalam memperkuat wirausaha di lingkungan pesantren Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI melakukan kerja sama. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PBNU dan Kemendag RI di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta, Rabu (10/8/2022).

“Alhamdulillah pada malam hari ini kita berkesempatan melakukan kerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI. Momentum ini menjadi salah satu upaya penguatan wirausaha di lingkungan pesantren dan kehidupan ekonomi masyarakat NU,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam sambutannya.

Gus Yahya, demikian ia disapa, juga berharap agar kerja sama ini dapat semakin mengokohkan semangat konsolidasi antara pedagang NU untuk turut berkontribusi dalam menopang ketahanan negara.

“Konsolidasi di antara mereka dan satu gerakan yang akan ikut berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian negara,” tuturnya.

Sebab, bagi dia, masyarakat NU pada umumnya memiliki kemampuan berdagang yang mandiri dan kompeten. Melalui MoU ini ia meyakini kemampuan itu akan semakin tumbuh dan tersalurkan dengan lebih jelas.

“Bagi NU ini adalah tanggung jawab di dua sisi perannya. Pertama, wujud tanggung jawab mengayomi umat dan menopang ketahan dan kekuatan negara,” terangnya.

Oleh karena itu, ia yakin bahwa kerja sama dengan Kemendag ini merupakan salah satu upaya memaslahatkan masyarakat NU, umumnya warga Indonesia. 

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pihaknya merasa bersyukur atas keberhasilan menjalin kerja sama dengan PBNU. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti agenda-agenda kerja sama ini dengan baik.

“Saya merasa senang dapat bekerja sama dan hadir di forum NU yang begitu penting. Saya akan segera menindaklanjuti kerja sama ini. Salah satunya dengan mengembangkan wirausaha-wirausaha lingkungan pesantren,” kata Mendag Zulhas.

Penandatanganan MoU itu dilakukan secara langsung oleh Gus Yahya dan Zulhas. Prosesi penandatanganan itu disaksikan oleh Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib ‘Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU H Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Sekjen mendag RI Suhanto, Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan, beserta para jajaran pejabat Kementerian Perdagangan lainnya.

Baca juga : Bahas 4 Agenda, PBNU Rapat Besar Syuriyah-Tanfidziyah di Yogyakarta

Sumber: NU Online

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy