Kemenag Beri Bantuan Operasional Pesantren Sebagai Program Responsif Covid-19

0
180
Kemenag Beri Bantuan Operasional Pesantren Sebagai Program Responsif Covid-19
Kemenag Beri Bantuan Operasional Pesantren Sebagai Program Responsif Covid-19

Ibadah.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan memberi bantuan operasional kepada pesantren sebagai salah satu program responsif atas adanya Covid-19. Hal ini adalah salah satu bentuk adaptif Kemenag menuju kehidupan normal baru (new normal). Selain bantuan operasional pesantren, masih ada beberapa progmra yang akan dicetuskan oleh Kemenag.

Seperti dilansir kemenag.go.id pada 01/07/2020, pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia sejak awal 2020, membentuk sebuah kehidupan normal baru (new normal) di berbagai sektor, tak terkecuali Kementerian Agama. Berbagai program digulirkan untuk mendukung kehidupan normal baru dalam masa pandemi covid-19.

Hal ini muncul dalam Rapat Koordinasi penajaman program-program Kementerian Agama terkait kepedulian terhadap wabah Covid-19 untuk tahun 2020 dan pagu indikatif Kementerian Agama 2021. Rapat yang dipimpin oleh Menag Fachrul Razi ini dihadiri jajaran eselon I Kemenag.

“Kita baru saja menerima masukan baik dari Komisi VIII DPR RI khususnya dalam penajaman program dan kepedulian Kemenag terhadap wabah Covid-19. Hari ini kita coba menajamkan kepedulian tersebut,” kata Menag,Rabu (01/07).

Rapat Koordinasi berjalan dengan paparan masing-masing Ditjen dan Biro dalam melakukan efesiensi anggaran dan program yang diperuntukan dalam menghadapi wabah covid-19.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) misalnya melakukan penajaman kegiatan tahun 2021 dan persiapan new normal, diantaranya dukungan operasional untuk asrama haji terdampak Covid-19 dan persiapan new normal di 28 Satker.

Begitu juga dengan dukungan operasional persiapan new normal di pusat, kanwil dan kabupaten/kota, penyebaran Jagong masalah haji dan umrah di 34 lokasi, layanan mobile haji dan umrah serta pembangunan dan maintenance aplikasi market place pelayanan asrama haji di 28 lokasi di Indonesia.

Upaya yang sama dilakukan jajaran Ditjen Pendidikan Islam lewat sejumlah program responsif terhadap Covid-19 untuk tahun 2021. Plt Dirjen Pendis Kamaruddin Amin memaparkan program responsif tersebut diantaranya memberikan bantuan operasional pada pondok pesantren dan pendidikan keagamaan Islam, bantuan fasilitas kesesehatan pondok pesantren, bantuan MCK untuk madrasah dan pondok pesantren, bantuan kepada guru dan dosen, hingga menggelar kompetisi Saint Madrasah, Robotic serta Madrasah young research secara daring pada 2021.

“Selaku Menteri Agama saya puas dengan apa yang telah dilakukan teman-teman semua dalam memberikan kepedulian terhadap wabah Covid-19 ini. Hari ini mari kita lakukan penyempurnaan-penyempurnaan,” sambung Menag. (RB)