Persentase Sedekah & Zakat Meningkat Drastis di Tengah COVID-19

0
22

Ibadah.co.id-Salah satu pakar Marketing Communication Yuswohady mengatakan, selama pandemi tingkat empati dan spiritual masyarakat meningkat. Inilah yang menyebabkan jumlah masyarakat yang berzakat dan sedekah pun ikut meningkat. Hal ini ia sampaikan saat menjadi narasumber di ACT Fest 2020 Tambahkan Sedekah Tumbuhkan Berkah hari ini.

Pandemi COVID-19 di Indonesia berdampak terhadap banyak sektor di Indonesia, termasuk sektor ekonomi. Hal ini terlihat dari banyaknya bisnis dan perusahaan yang tumbang serta pekerja yang ter-PHK atau dirumahkan. Namun, disamping itu, jumlah zakat dan shodaqoh justru cenderung meningkat di kala pandemi.

“Adanya pandemi itu mewujudkan empathic society di dunia, termasuk Indonesia. Makanya nggak heran zakat, shodaqoh di masa pandemi justru berkembang luar biasa. Dan semua orang concern untuk memberi membantu sesamanya,” ujarnya saat ditemui di Menara 165, Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Lebih lanjut, Yuswohady menjelaskan, dalam tiga bulan selama pandemi, terdapat tiga tren besar yang terjadi di Indonesia, yakni digitalisasi, spiritual, dan empathic society. Digitalisasi atau low touch economy menjadi solusi terkait penerapan physical distancing, sehingga semuanya menjadi serba digital dan virtual.

Sementara, adanya bencana COVID-19 membuat masyarakat (muslim) Indonesia menjadi refleksi dan meningkatkan sisi spiritualnya. Hal inilah juga yang akhirnya menimbulkan rasa empati di masyarakat ikut meningkat.

“Di Indonesia dengan adanya bencana ini jadi refleksi. Maka yang terjadi bukannya jauh dari Tuhan malah dengan keberadaan COVID jadi mendekatkan diri pada Tuhan, sehingga jadi semakin spiritual,” katanya.

 

Senada dengan Yuswohady, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar juga memaparkan, bahwa spiritual dan banyak berbuat kebaikan juga sangat penting terlebih di saat kondisi sulit seperti ini. Itulah mengapa terkait hal ini, ACT juga meningkatkan jumlah penerima manfaat sedekah dan zakat yang telah terkumpul melalui Indonesia Dermawan, bahkan untuk tahun ini jumlah penerima ditargetkan hingga 30 juta orang.

“Tahun ini 25 juta hingga 30 juta orang yang akan kita bantu. Kalau tahun sebelumnya kita mendekati 18 juta hampir 20 juta,” pungkasnya.

Dalam mempermudah masyarakat bersedekah dan melakukan zakat di masa pandemi, Ibnu mengajak masyarakat untuk ikut berbagi kebaikan dengan melakukan sedekah atau zakat melalui laman resmi indonesiadermawan.id. Dengan begitu, akan semakin banyak pula masyarakat yang akan terbantu di tengah kondisi pandemi ini. (RB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here