Jokowi Dorong PBNU ‘Tarik’ Ainun Najib untuk Bangun NU
ibadah.co.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta PBNU untuk ‘menarik’ seorang praktisi teknologi di bidang data sains, Ainun Najib dari perusahaan Singapura. Jokowi mengatakan bahwa Ainun Nadjib bisa diajak untuk membangun NU jika diminta oleh kyai NU.
Awalnya, Jokowi membayangkan bahwa NU nantinya bisa memiliki platform teknologi. Misalnya seperti platform edutech yang bisa memfasilitasi jutaan santri untuk mengaji.
“Saya membayangkan ini segera, NU memiliki platform edutech yang juga mempunya platform learning managament system yang handal. Yang memfasilitasi jutaan santri untuk mengaji dari semua kyai-kyai besar, ilmuwan, teknolog dan entrepreneur,” ungkap Jokowi dalam sambutannya di Pengukuhan Pengurus Besar dan Harlah ke-95 NU di Balikpapan, Senin (31/1).
Baca Juga : Kenakan Sarung, Jokowi Hadiri Pengukuhan PBNU 2022-2027
Jokowi lantas bercerita tentang salah satu anak muda NU yang berkarier di perusahaan Singapura. Anak muda itu adalah Ainun Najib yang dikenal sebagai praktisi teknologi di bidang data sains.
“Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak. Beliau ini kerja di Singapura. Sudah lama, 7 tahun yang lalu. Ngerjain ini semuanya apapun bisa. Namanya Mas Ainun Najib. Masih muda sekali. NU,” ujarnya.
Sebagai informasi, Ainun Najib saat ini bekerja di sebuah perusahaan teknologi di Singapura. Ainun Najib dikenal sebagai inisiator beberapa gerakan pengawasan data, dari Kawal Pemilu hingga Kawal COVID.
Disamping itu, Jokowi mengatakan Ainun Najib digaji sangat tinggi di perusahaan Singapura. Tapi, menurutnya, Ainun Najib bisa diajak bekerja sama jika kiai NU yang berbicara kepadanya. (TN)