Take a fresh look at your lifestyle.

Akademisi IAIN Purwokerto: Pancasila dan Islam itu Saling Mendukung

0 659

Ibadah.co.id – Pancasila dengan Islam itu saling mendukung dan melengkapi satu sama lain. Keduanya berjalin kelindan dalam memanusiakan manusia dan hubungannya dengan Tuhan. Itulah yang disampaikan akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto Muridan, di Purwokerto, ((24/02/2020).

“Walau Pancasila lebih fokus mengatur kehidupan dunia yakni kehidupan bangsa Indonesia agar aman, damai, sejahtera serta adil dan makmur, namun tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Keduanya saling membantu, menunjang dan mengokohkan. Islam dan Pancasila, keduanya memiliki hubungan yang erat, tak bisa dipisahkan satu sama lainnya,” katanya.

Kepala Laboratorium Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto itu menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila, terkandung juga di dalam nilai-nilai Islam.

Dalam Al-Quran juga banyak dikatakan soal Keesaan Tuhan, Keadilan, Persatuan, Kebijaksanaan, Kemanusiaan, Kerjasama, dan seterusnya. Intinya, semua yang ada dalam Pancasila itu terdapat juga dalam syara’ dan nilai-nilai Islam.

“Misalkan, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila ini mengandung ajaran ketauhidan dan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sila pertama ini tercermin dalam surat Al-Baqarah ayat 163 yang artinya ‘Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,” katanya.

Dia kembali mencontohkan pada sila kedua yakni Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab juga sejalan dengan surat Al Maidah. “Pada surat Al Maidah ayat 8. Islam selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersikap adil dalam segala hal, baik pada diri sendiri maupun kepada orang lain,” katanya.

Sementara sila ketiga, yakni Persatuan Indonesia, kata dia, Islam juga mengajarkan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan.

“Hal ini tercermin dalam surat Al-Imran ayat 103 yang artinya ‘Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai. Selain itu sila keempat dan kelima juga sejalan dengan Alquran,” katanya.

Dengan demikian, Pancasila itu sudah final. Tak ada lagi yang perlu diperdebatkan, tinggal menjalankan saja. Semua ajaran atau keyakinan yang ada di Indonesia ini selaras dengan Pancasila.

“Tidak perlu lagi ada yang dipertentangkan. Karena dengan memahami Islam secara komprehensif maka akan dapat memahami makna-makna itu,” tegasnya. (ed.AS/ibadah.co.id/antara)

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy