Take a fresh look at your lifestyle.

Meski AS Menjerat, Teheran Akan Tingkatkan Kerja Sama Dagang dengan Damaskus

0 120

Ibadah.co.id-Iran mengecam sanksi terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap Suriah. Teheran berjanji meningkatkan kerjasama dagang dengan Damaskus yang merupakan aliansinya.

AS menerapkan sanksi terberatnya menargetkan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk menghentikan pendapatan pemerintahannya dan memaksanya kembali ke negosiasi mengakhiri perang.

“Saat dunia terlibat dengan pandemi Corona, menerapkan sanksi tak berperikemanusiaan seperti itu hanya akan menambah penderitaan rakyat Suriah,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Abbas Mousavi.

“Kami akan melanjutkan kerja sama ekonomi kami dengan bangsa Suriah dan pemerintah Suriah yang tangguh, dan meski sanksi-sanksi itu, kami akan memperkuat hubungan ekonomi kami dengan Suriah,” kata dia.

Secara terpisah, Iran menyambut debat dua hari di Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini tentang tuduhan kebrutalan polisi dan diskriminasi rasial di AS.

“Rasisme sistemik, kebrutalan polisi dan kekerasan pada demonstran damai hanya puncak gunung es. Ini saatnya dunia bekerja untuk akuntabilitas HAM rezim AS di dalam dan luar negeri,” tegas Kemlu Iran dalam posting Twitter.

Iran juga menghadapi sanksi berat AS. Teheran mengirim ribuan pejuang untuk mendukung pemerintahan Suriah, termasuk milisi Syiah yang dilatih Iran yang anggotanya dari Afghanistan dan negara-negara lain. (RB)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy