Haul Syekh Abdul Qodiq al-Jaelani Diadakan Secara Virtual

0
48
Haul Syekh Abdul Qodiq al-Jaelani Diadakan Secara Virtual
Haul Syekh Abdul Qodiq al-Jaelani Diadakan Secara Virtual

Ibadah.co.id – Haul Syekh Abdul Qodiq al-Jaelani ke-62 tahun ini akan diadakan secara virtual. Hal ini dilakukan demi menghindari perkumpulan massa di kala pandemi Covid-19. Langkah ini diapresiasi oleh Polda Banten.

Seperti dilansir rmolbanten.com pada 22/11/20, apresiasi diberikan Polda Banten kepada Pimpinan Pondok Pesanten Al- Istiqlaiyyah, KH Uci Turtusi yang memutuskan Haul Tuan Syekh Abul Qodir Al-Jaelani digelar secara virtual serta membatalkan mengundang jamaah.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/11).

“Kami sangat apresiasi kepada Abuya Uci Cilongok yang menyelenggarakan Haul Syekh Abdul Qodir secara virtual,” terang Edy.

Edy Sumardi menerangkan, bahwa di tengah rawannya penyebaran Covid-19 pola penyelenggaraan acara secara virtual merupakan solusi terbaik.

“Saya kira Abuya Uci ini merupakan contoh solutif pemuka Agama dalam penyelengaraan event keagamaan,” ujar Edy..

Sementara itu, sekretaris kegiatan haul, Agung Permana menjelaskan, bahwa kegiatan virtual merupakan respon dari potensi tingkat penyebaran covid, karena diprediksi acara akan dihadiri ribuan jamaah.

“Karena bahayanya covid, demi kemaslahatan umat kita urungkan penyelenggaraan acara tatap muka menjadi virtual,” tukas Agung.

Rencananya acara tersebut akan dilaksanakan pada Minggu, 29 November 2020 di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang.

Sebagai informasi, Pesantren Al-Istiqlaliyyah didirikan pada tahun 1957 M oleeh KH. Dimiyati (almarhum). Seorang ulama yang digolongkan sebagai salah satu dari tiga ulama sufi berpengaruh di Pulau Jawa.

Abuya Dimyati Cilongok merupakan ayah dari KH. Uci Turtusi, pimpinan pondok pesantren saat ini. Seperti pesantren salafiyah lainnya, kurikulum pendidikan yang ada di pesantren ini didasarkan pada kajian kitab kuning dalam berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu bahasa dan ilmu fiqih. Semuanya disampaikan dalam metode pengajaran sorogan dan bandungan.

Setiap minggu pagi, pesantren ini selalu ramai karena berlangsung pengajian umum yang dipimpin oleh Abah Uci Turtusi, biasanya pengajian ini dihadiri ribuan orang. Diketahui, Polisi tidak memberikan izin diadakannya acara tahunan tersebut dengan berbagai pertimbangan untuk mengindari terjadinya cluster baru penyebaran Covid-19. (RB)