Take a fresh look at your lifestyle.

Tingkatkan Ketahanan Pangan Indonesia, PTPN III Jalin MoU dengan P2N-PBNU

1 89

Ibadah.co.id – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N-PBNU) di Gedung Agro Plaza Jakarta pada Kamis (18/03/21). Para pihak sepakat untuk melan kerjasama tentang rencana kerja supply bahan baku tebu, trading, dan distribusi produk PTPN Group.

Proses penandatanganan tersebut dilakukan secara berbarengan oleh Direktur Utama PTPN III M. Abdul Ghani dan ketua umum P2N Irnanda Laksanawan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia, khususnya dalam membina terhadap ekonomi lemah, koperasi dan UMKM.

Sebelum penandatanganan dilakukan, Abdul Ghani menyampaikan bahwa ini sudah menjadi tugas dari BUMN. Karena sesuai UU No 19 Tahun 2003 tentang BUMN, di pasal 2 ayat e menyatakan, bahwa PTPN dalam hal ini BUMN harus turut aktif dalam membina terhadap ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat.

“Jadi kita menjalankan fungsi undang-undang sesuai dengan pendirian BUMN. Kemudian di dalam kabinet maju 2020-2024, kementerian BUMN telah menetapkan lima strategi inisiatif prioritas untuk Kementerian BUMN. Salah satunya adalah tentang economic and social Value for Indonesia”, kata Abdul Ghani.

Tingkatkan Ketahanan Pangan Indonesia, PTPN III Jalin MoU dengan P2N-PBNU

Hal ini menandakan bahwa, BUMN kedepan di minta agar tidak hanya bersinergi di dalam internal saja, namun juga bersinegi terhadap seluruh ekosistem terutama terkait UMKM dan koperasi. Perlu juga diketahui, bahwa saat ini PTPN sedang melakukan proses transformasi secara holistic. Karena program kerja PTPN tahun 2020 – 2024, di tahun pertama sudah menunjukkan satu langkah yang cukup memberikan harapan.

“Lalu kami juga kedepan diminta fokus pada lima komodias, yaitu kelapa sawit, tebu, karet, teh dan kopi. Dan khusus untuk tebu kita didukung oleh pemerintah dengan program PEN. Dari anggaran 4 Triliun itu hampir separuhnya di gunakan untuk tebu. Dalam kaitan dengan tebu juga, kita telah menyusun roadmap gula sampe 2024 itu mencanangkan target yang sangat challenging yaitu menghasilkan produksi 1,8 juta ton”, Imbuh Abdul Ghani.

Di akhir sambutannya ia menyampaikan kegembiraan, karena momentum pertemuan ini sangat tepat sekali dengan harapan PTPN dalam rangka meningkatkan program penguatan sektor UMKM. “Saya tau persis bahwa NU adalah ormas yang cukup berkontribusi besar, baik dalam pendirian negara NKRI maupun dalam menjaga stabilitas maupun menjaga kelanjutan NKRI. Kita tahu juga NU dengan 15 ribu lebih pesantrennya itu bisa kita kolaborasikan, termasuk Unit unit usaha tebu di Jateng dan Jatim itu berada di sekitar pesantren,” imbuhnya.

Kemudian Ketum P2N Irnanda Laksanawan menjelaskan, bahwa kita harus bersama-sama bersinergi untuk membantu pemerintah. Dalam hal ini mendukung ketahanan pangan Indonesia. “Mudah-mudahan kegiatan ini mendatangkan kemaslahatan bagi kita semuanya rakyat Indonesia. Insyaallah ini akan menjadi kolaborasi yang baik dan saling menguntungkan, tentunya dalam rangka mendukung ketahanan pangan”, kata Irnanda.

“Dan mudah-mudahan nota kesepahaman ini tidak hanya berhenti di sisni, namun juga ada progres dan sinergi yang saling mendukung”, tambahnya.

(RB)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

1 Comment
  1. […] Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini menyayangkan sikap tidak sportif yang dilakukan penyelenggara turnamen […]

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy