Indonesia Respon Dukung Kemenparekraf Wujudkan Kepedulian Sosial di Peringatan Nuzul al-Qur’an

Indonesia Respon Dukung Kemenparekraf Wujudkan Kepedulian Sosial di Peringatan Nuzul al-Qur'an
Indonesia Respon Dukung Kemenparekraf Wujudkan Kepedulian Sosial di Peringatan Nuzul al-Qur'an

Ibadah, Jakarta –Indonesia Respon yang kini sudah mempunyai jejaring di 34 provinsi dan 100 kota kabupaten siap mendukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam mewujudkan kepedulian sosial, terutama dalam momen memperingati peristiwa turunnya al Quran (Nuzul al-Qur’an). Juga mendukung dalam mengembangkan desa wisata yang lebih baik lagi.

Dalam rangkaian acara peringatan Nuzul al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Rohani Islam Kemenparekraf, dilakukan pesan syiar keagamaan, juga kegiatan kepedulian sosial dengan melakukan santunan yatim dhuafa. Tak lupa dalam proses acara itu menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Selain menerapkan lima M, juga diadakan swab antigen untuk seluruh hadirin termasuk anak yatim dhuafa.

Founder Indonesia Respon, Herie Marjanto yang menghadiri acara itu mengatakan bahwa  pihaknya sangat menyambut baik dan mendukung program dari Kemenparekraft dalam acara Nuzulul Qur’an dan sekaligus acara kepedulian untuk yatim dan dhuafa. Dengan ini semakin meneguhkan bahwa Kemenparekraf membangun semangat kolaborasi dalam upaya menggeliatkan dan memulihkan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Program Kementrian seperti ini dengan kolaborasi bersama stake holder seperti Indonesia Respon, Rumah Zakat dan juga Enesis Group dan stake holder lainnya. Tentunya ini akan memperkuat program-program Kemenparekraft, selain kegiatan dengan tujuan jangka pendek, juga kegiatan yang berkelanjutan, khususnya promosi dan peningkatan kualitas destinasi dan desa-desa wisata di Indonesia,” ujarnya sebagaimana keterangan resminya yang diterima businessnews.co.id, Jakarta, (02/05/2021).

Dengan adanya acara seperti itu, Indonesia Respon terus mendukung, terlebih dalam upaya mewujudkan desa-desa wisata. Baik yang sudah berjalan maupun yang akan datang.

Baca juga: Inspector General of the Ministry of Religion: Bureaucratic Reform Must Become Culture, Not Just a Value

“Semoga ke depan terus mendukung destinasi-destinasi prioritas yang sudah dicanangkan Kemenparekraft dan desa-desa wisata yang akan dan terus dikembangkan,” harapnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara itu menyatakan bahwa dengan hikmah Nuzul al-Qur’an ini mengajak masyarakat untuk bersungguh-sungguh menjadikan al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw sebagai pedoman, tuntunan hidup, serta jawaban atas segala persoalan hidup di muka bumi ini. Salah satunya meneladani empat sifat Nabi Muhammad, yakni FAST ( Fathonah, Amanah, Shidiq dan Tablig ).

Baca juga: Erick Thohir Ajak Pesantren Dirikan Pertashop

Baca juga: PBNU Sebut Wahabi dan Salafi Lebih Mudah Terjerumus Terorisme

“Semoga ikhtiar-ihktiar dan doa kita dikabulkan oleh Allah Swt. Diberikan umur panjang untuk dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun bangkit dan pandemi yang sekarang semoga cepat berakhir dan UMKM segera pulih dan bangkit,” katanya. (ed.AS/ibadah.co.id).

Baca juga: Indonesia Respon dan MES DKI Jakarta Sepakat Perkuat Soal Keagamaan, Sosial dan Kemanusiaan

1 COMMENT