Kemenag Gandeng World Bank Tingkatkan Digitalisasi Madrasah

3
30
Kemenag Gandeng World Bank Tingkatkan Digitalisasi Madrasah
Kemenag Gandeng World Bank Tingkatkan Digitalisasi Madrasah

Ibadah.co.id –Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Bank Dunia (World Bank) meningkatkan program digitalisasi madrasah.  Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan hal tersebut dalam pertemuannya bersama Kepala Perwakilan Bank Dunia (World Bank) untuk Indonesia Satu Kahkonen dan jajarannya secara virtual pada Jumat (5/2).

Turut hadir Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani, Direktur KSKK Madrasah A. Umar dan Sesmen Thobib Al Asyar mendampingi Menag.

Yaqut mengatakan pembelajaran di madrasah memerlukan afimarsi dan dukungan kebijakan dalam melahirkan siswa yang moderat dan toleran. Kemenag juga akan berupaya agresif menindaklanjuti program kerjasama tersebut.

Diketahui sebelumnya, pada Oktober 2020 Kemenag dan Bank Dunia merilis Program Madrasah Reform Realizing Education’s Promise dan Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR). REP-MEQR merupakan program untuk meningkatkan kualitas tata kelola penyelengaraan pendidikan dasar dan menengah di Kementerian Agama. Pelaksanaan proyek didanai oleh Bank Dunia sebesar Rp. 3.75 Triliun (USD 250 juta).

Menag pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja sama yang sudah berjalan dalam meningkatkan standardisasi mutu dan kualitas madrasah lewat proyek tersebut.

“Kerja sama sektor pendidikan madrasah dengan Bank Dunia ini menambah semangat baru kami untuk menjadikan madrasah bisa bersaing secara global dengan pendidikan lainnya,” tutur Menag.

Menag Yaqut juga mengungkapkan, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag saat ini tengah menyiapkan rencana berdirinya Cyber Islamic University. Harapannya, Bank Dunia juga dapat berkerja sama dan bersinergi terkait program tersebut. 

“Saya kira program yang sudah disiapkan Bank Dunia sejalan dengan program Kementerian Agama khususnya program digitalisasi,” ujar Yaqut. 

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Satu Kahkonen menyambut baik program digitalisasi madrasah tersebut dan berharap segera dapat direalisasikan.

“Kami berharap diskusi ini dapat berlanjut dengan aksi nyata dari Kementerian Agama dan Bank Dunia dalam percepatan dan akselerasi program digitalisasi madrasah. Kami akan segera rapat teknis dengan jajaran serta menyusun jadwal pertemuan dengan tim anda untuk mempercepat program digitalisasi Kemenag, ” tandasnya. (EA)