Masjid Kuno Kembali Ditemukan di Bangladesh

Masjid Kuno Kembali Ditemukan di Bangladesh
Masjid Kuno Kembali Ditemukan di Bangladesh

Ibadah.co.id – Masjid kuno kembali ditemukan di Bangladesh. Sesepuh setempat mengatakan bahwa mereka telah mendengar berita yang tersiar di kalangan mereka soal masjid tersebut. Dikatakan bahwa masjid tersebut menjadi tempat singgah orang-orang yang menyebarkan Islam di daerah tersebut.

Seperti dilansir republika.co.id pada 20/1/21, sebuah masjid kuno yang diyakini berusia setidaknya satu abad telah ditemukan di Bangladesh, tepatnya di dekat Teknaf Marine Drive di Cox’s Bazar. Masjid kuno itu ditemukan oleh sejumlah pemuda pada Senin (18/1) lalu, saat mereka tengah membersihkan kawasan hutan lebat di Mathabhanga di bawah persatuan Baharchhara di Teknaf upazila.

Penduduk setempat mengatakan, para sesepuh dahulu biasanya menceritakan kisah tentang masjid kuno tersebut. Masjid itu kemungkinan sudah ada sejak setidaknya seratus tahun yang lalu.

Umat Muslim dikatakan telah melakukan sholat di masjid tersebut hingga setelah kemerdekaan Bangladesh. Karena daerah di sekitar situs arkeologi telah tertutup oleh tumbuhan lebat, lama kelamaan masjid dan lokasinya menjadi tidak jelas bagi orang-orang yang tinggal di sekitarnya.

Masjid ini berukuran cukup kecil, memiliki luas area luar sebesar 16 kaki x 12 kaki dan luas bagian dalam 7 kaki x 6 kaki. Ada mimbar besar di sepanjang salah satu dinding masjid berkubah tunggal ini.

Masjid ini juga memiliki lengkungan dan beberapa ceruk kecil di dinding. Masjid tersebut diyakini dibangun dengan menggunakan bahan bangunan seperti batu bata bakar, pasir, kapur dan surkhi.

Seorang warga setempat, Mohammad Ullah, mengatakan menurut sesepuh mereka, bangunan yang ditemukan itu adalah masjid yang berumur ratusan tahun. Bahkan setelah kemerdekaan Bangladesh, orang-orang beribadah di sana.

“Jika masjid kuno ini direnovasi dengan barang antiknya yang utuh, masjid itu akan menemukan tempatnya dalam sejarah kita,” kata Ullah, dilaporkan Bangla Tribune, dilansir di Dhaka Tribune, Rabu (20/1).

Seorang sesepuh di daerah itu, Azim Ullah, mengatakan bahwa masjid itu kuno. Mereka telah mendengar tentang masjid tersebut sejak kecil.

“Sesepuh generasi kita mengatakan bahwa bertahun-tahun yang lalu, orang-orang suci asing yang biasa datang ke negara ini untuk mendakwahkan Islam, biasa tinggal di sana pada malam hari dan beribadah. Mereka mungkin membangun masjid ini,” katanya.

Ketua Parishad Persatuan Baharchhara, Aziz Uddin, mengatakan bahwa sebuah masjid kuno telah ditemukan di dalam hutan di sebelah barat Marine Drive. Ia menyebut tidak diragukan lagi bahwa masjid itu adalah salah satu masjid kuno terkecil. “Masalah penemuan masjid itu telah diberitahukan kepada pihak berwenang terkait. Wakil Komisaris baru Cox’s Bazar, Mamunur Rashid, baru-baru ini mengunjungi situs arkeologi tersebut,” tambahnya. (RB)