Take a fresh look at your lifestyle.

Timothy Wilson Rencanakan Bom RS Rujukan Covid-19, Berhasil Ditembak Mati

0 328

Ibadah.co.id – Bersamaan dengan maraknya kasus Corona yang semakin meningkat, kasus teror dan rencana pengeboman juga terus berjalan. Rumah Sakit untuk perawatan pasien virus corona COVID-19 di AS hendak diserang oleh omnum bernama Timothy Wilson dengan bom.

Pasalnya, Wilson semula cedera dalam insiden baku tembak hari Selasa di Belton, pinggiran Kansas City. Namun, dia akirnya tewas setelah  ditembak mati agen FBI dalam insiden baku tembak.

Pria bernama berusian 36 ini awalnya hendak ditangkap setelah Biro Investigasi Federal (FBI). Karena pihaknya diketahui bahwa telah memutuskan untuk mempercepat rencana pemboman rumah sakit rujukan pasien Corona.

Sebagiamana dilansir dari Harakatuna.com intelejen FBI untuk, Timothy Langan, mengatakan Wilson sudah lama diselidiki terkait kasus terorisme domestik. Wilson mempersenjatai diri saat hendak ditangkap. Langan, dalam sebuah pernyataan tidak merinci bagaimana Wislon mengalami cedera fatal atau pun memberikan rincian lebih lanjut tentang insiden penembakan itu.

Pernyataan Langan menambahkan penyelidikan kasus terorisme domestik sudah berlangsung selama berbulan-bulan dan menentukan bahwa Wilson adalah seorang ekstremis yang berpotensi melakukan kekerasan bermotivasi keyakinan agama, ras dan anti-pemerintah.

“Dia berencana selama beberapa bulan untuk melakukan pemboman dan memutuskan untuk menargetkan rumah sakit di daerah Kansas City menggunakan peledak improvisasi yang diangkut kendaraan untuk menyebabkan kerusakan parah dan korban massal,” kata FBI, seperti dikutip Fox News, Jumat (27/3/2020). Nama rumah sakit itu dirahasikan.

Wilson mengambil langkah-langkah untuk mendapatkan bahan-bahan untuk bom itu bahkan ketika Satuan Tugas Gabungan Terorisme FBI mengawasi dirinya. Dia mengambil apa yang dia pikir sebagai bom ketika agen berusaha menangkapnya pada Selasa. FBI mengatakan bom itu bukan sungguhan, tetapi biro investigasi itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.

FBI menggambarkan insiden yang menewaskan Wilson sebagai penembakan yang melibatkan agen dan mengatakan insiden sedang diselidiki oleh Divisi Inspeksi FBI sesuai dengan kebijakan biro tersebut.

Di AS saat ini sebanyak 85.594 orang terinfeksi COVID-19 dengan 1.300 di antaranya telah meninggal. Sejauh ini 1.868 pasien berhasil disembuhkan. Angka kasus infeksi itu merupakan yang terbanyak di dunia melampui China 81.340 orang dan Italia 80.589 orang. (RB)

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy