Take a fresh look at your lifestyle.

Fatayat NU dan BPIP Inisiasi Jihad Pangan

166

Ibadah.co.id – Pengurus Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menginisiasi jihad pangan. Jihad pangan yang dilakukan keduanya bertujuan agar Indonesia bisa mandiri dalam hal pangan dan juga tidak lagi tergantung dengan pasokan dari luar negeri. Gerakan ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi dari sila kelima Pancasila.

Seperti dilansir yogya.inews.id pada 5/12/20, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Pengurus Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menyuarakan Jihad Pangan bagi keluarga Sahabat Fatayat se-Yogyakarta. Jihad Pangan menjadi ikhtiar untuk mengurangi ketergantungan pangan dari luar negeri.

Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengatakan, gerakan Jihad Pangan merupakan aktualisasi Pancasila dalam tindakan di lingkungan keluarga. Gerakan ini sekaligus menjadi wujud sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

“Jihad Pangan yang disuarakan oleh Fatayat NU bersama BPIP adalah wujud dari Pancasila dalam tindakan, dalam rangka mewujudkan keadilan sosial untuk mengatasi persoalan pangan sehingga lebih mandiri untuk lingkungan keluarga,” kata Yudian saat membuka secara daring kegiatan sosialisasi pembinaan Pancasila  untuk mewujudkan ketahanan pangan, Sabtu (5/12/2020).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Fatayat NU Yogyakarta Fatimatul Husnah mengatakan, jihad pangan bertujuan mengurangi ketergantungan  pangan dari luar. Gerakan ini juga menanamkan kesadaran kepada masyarakat tentang arti penting pangan.

“Tujuan jihad pangan adalah untuk mengurangi ketergantungan pangan dari luar serta menumbuhkan solidaritas dengan mengampanyekan gerakan menanam dimulai dari lingkungan keluarga,” ujar Fatimatul.

Rangkaian kegiatan Jihad Pangan BPIP-Fatayat NU diselenggarakan di Yogyakarta mulai 2 Desember, berlanjut ke Kabupaten Bantul pada 3 Desember, Kabupaten Kulon Progo 4 Desember dan berakhir di Kabupaten Gunung Kidul pada 5 Desember 2020.

Deklarasi Jihad Pangan merupakan puncak dari kegiatan bercocok tanam atasi pandemi yang telah dikampanyekan sejak September 2020. Pada rangkaian kegiatan yang bertemakan “Membangun Keluarga Berwawasan Pancasila untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga” BPIP dan PW Fatayat NU membagikan 120 bibit Pohon Produktif dan sayuran beserta pupuk untuk ditanam pada pekarangan keluarga. (RB)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

1 Comment
  1. […] – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi mengatakan bahwa musti sudah semestinta cinta tanah air. Hal ini ia sampaikan […]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy