Take a fresh look at your lifestyle.

Ruben Onsu: Tertipu 2 Kali Membeli Masker, 200 Boks Hilang

0 269

Ibadah.co.id-Dalam kondisi yang kritis pandemi covid-19, masih ada yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan dari musibah orang lain. Ruben Onsu, presenter televisi ini telah ditipu 2 kali pembelian masker kepada tim medis rumah sakit, melihat harga masker meningkat dan sulit didapatkan.

Suami Sarwendah ini berniat untuk membelikan masker dan membagikan secara gratis kepada masyarakat dan tim medis kesehatan. Namun, niatnya kandas setelah ia mengetahui masker belum sampai dan uang yang sudah ditransfer biaya masker pun juga ikut hilang. Sementara, oknum penjual masker yang tak bertanggungjawab pun juga hilang seperti tertelan bumi.

“Saya membeli masker malah ditipu orang. Mana uangnya sudah ditransfer dengan jumlah yang sangat banyak. Penipuan ini bukan pertama kalinya. Pertama, 200 boks buat rumah sakit. Mereka bilang harganya segini. Saya berpikir, ya lumayanlah dapat diskon. Setelah ditransfer orangnya menghilang dan maskernya pun belum dikirim,” ungkap Ruben saat di wawancarai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (29/04).

Dengan kejadian seperti ini, akhirnya Ruben lebih memilih aksi sosial dengan membagi masker gratis secara individu. Dia menyebutkan, masih kesulitan untuk mengumpulkan barang-barang medis. Namun, lebih mengutamakan membantu masyarakat kecil yang membutuhkan uluran bantuan.

“Saya berikan gak seberapa, kayaknya saya lebih membeli sendiri aja deh semampunya. Dan saya masih mengumpulkan barang-barang untuk petugas medis. Susah kalau sendirian. Jadi saya paham bagaimana kesulitan di pihak medis kesehatan,” terang presenter berusia 36 tahun.

Selain itu, Ruben Onsu enggan mempermasalahkan uang yang telah dicuri oleh oknum tak bertanggungjawab ke jalur hukum.

Dia menyebutkan belum rezekinya untuk menyumbangkan masker kepada tim medis rumah sakit.
Dia berharap, kejadian ini tidak terjadi kepada orang lain atau relawan yang ingin membantu kesulitan tim medis kesehatan covid-19. Sebab, situasi sekarang bukan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, melainkan menumbuhkan persaudaraan dan sosial yang tinggi antara sesama manusia.

“Semoga-semoga, oknum yang tak bertanggungjawab diberikan kesadaran dan bisa memahami kondisi kritis saat ini,” tambanya. (HN/Kontributor)

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy