Corona Berpotensi Ancam Pasokan Pangan, PCNU Temagung Bentuk Satuan Tugas ketahanan Pangan

0
234
Ketahanananpangan

Ibadah.co.id – Dampak virus corona sudah sudah merambat ke berbagai tatanan termasuk ketahanan pangan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, membentuk satuan tugas ketahanan pangan (STKP) untuk mengantisipasi atau mencegah kemungkinan krisis pangan selama maupun pasca-wabah COVID-19, di daerah tersebut.

Ketua PCNU Kabupaten Temanggung, KH Muhammad Furqon, di Temanggung, Selasa (28/4), mengatakan STKP bertugas mengumpulkan bahan makanan berupa sembako dari donatur untuk kemudian disalurkan pada mereka yang terdampak wabah virus corona.

“Melalui program ini kami berusaha membantu masyarakat dari sisi ketahanan pangan,” katanya.

Dia menyampaikan salah satu dampak dari pandemi Covid-19 adalah munculnya masyarakat miskin mendadak, karena perusahaan tempat mereka bekerja usahanya sepi dan tidak lagi mampu menggaji sehingga terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Pendapatan mereka berkurang bahkan ada yang tidak lagi mempunyai penghasilan, sementara kehidupan terus berlangsung. Teman-teman yang miskin mendadak ini akan mendapat bantuan berupa sembako,” katanya.

Dia menuturkan pendistribusian bantuan dalam dua gelombang, yakni pertama pada awal Ramadhan yang diperoleh antara lain dari zakat harta benda, pendapatan dan berbagai zakat lain termasuk infak dan sedekah. Sedangkan gelombang kedua pada akhir Ramadhan berupa zakat fitrah.

Furqon mengajak semua pihak untuk terlibat dalam gerakan tersebut, terutama mereka yang berada dalam masyarakat menengah ke atas serta berkecukupan.

Menurut dia jika masyarakat menengah ke atas mau membantu masyarakat di lingkungannya, yang terdampak Covid-19 dan santunan juga diberikan pada mereka secara tepat sasaran yang betul miskin mendadak dan menganggur, virus corona tidak akan menjadi bencana di Kabupaten Temanggung.

“Kita harus sampaikan rasa optimisme melalui persatuan dan saling membantu sehingga kita akan dapat melewati wabah virus corona,” katanya. (RB)