Pembakaran Masjid Ahmadiyah di Sintang, Ma’ruf Amin : Jangan Main Hakim Sendiri

Pembakaran Masjid Ahmadiyah di Sintang, Ma'ruf Amin : Jangan Main Hakim Sendiri
Pembakaran Masjid Ahmadiyah di Sintang, Ma'ruf Amin : Jangan Main Hakim Sendiri

Ibadah.co.id – Peristiwa pembakaran masjid milik jemaah Ahmadiyah menuai respon dari berbagai pihak, salah satunya Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Ia menyampaikan pesan lewat juru bicaranya Masduki Baidlowi untuk meminta masyarakat tidak main hakim sendiri menyikapi perbedaan agama di kasus Ahmadiyah, Sintang, Kalimantan Barat.

“Jangan ada proses penghakiman sendiri. Itu ditekankan oleh Wapres, enggak boleh itu,” kata Masduki, Senin (6/9).

Masduki mengatakan bahwa Ma’ruf menyesalkan tindakan perusakan tempat ibadah jemaat Ahmadiyah tersebut. Selain tidak bertanggung jawab, Ma’ruf menyebut aksi itu melanggar hukum yang diterapkan di Indonesia.

“Kita boleh tak setuju bahwa paham keagamaan orang lain gak sepaham, yang kita anggap keliru. Tapi kan gak boleh ada pelanggaran hukum, apalagi perusakan yang menimbulkan kesusahan buat yang lain,” pesannya.

Lebih lanjut, Masduki menyatakan bahwa Ma’ruf telah meminta aparat keamanan memproses hukum aksi perusakan Masjid milik Ahmadiyah Sintang agar tak terulang kejadian yang serupa di kemudian hari.

“Wapres meminta hal-hal ini ditangani pihak keamanan. Supaya ada hukum ditegakkan,” ujarnya.

Baca Juga : Bakal Gelar Dialog Bahas Nasib Ahmadiyah, Kemenag Akan Terbang ke Sintang…

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini juga sangat menyayangkan hal tersebut. Ia meminta agar semua urusan diserahkan kepada pihak berwenang, karena menurutnya Indonesia bukanlah negara yang bar-bar, dan memiliki aturan.

“Sehubungan dengan terjadi nya aksi pengrusakan sebuah Masjid Ahmadiyah di Kalimantan Barat. Kami mengecam keras segala aksi pengrusakan karena ini bertentangan dengan nilai agama,” ujar Helmy Faishal Zaini, Minggu (5/9) lalu. (EA)

Baca Juga : Soal Perusakan Masjid ahmadiyah, MUI: Hindari Provokasi!

2 KOMENTAR