Pembunuhan Jenderal Militer Iran Soleimani, Kedubes Iran: Ini Merupakan Aksi Terorisme

0
262
Pembunuhan Jenderal Militer Iran Soleimani, Kedubes Iran: Ini Merupakan Aksi Terorisme
Pembunuhan Jenderal Militer Iran Soleimani, Kedubes Iran: Ini Merupakan Aksi Terorisme

Ibadah.co.id –   Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Senin, (06/01/2020) mengutuk keras atas pembunuhan Jenderal Qaseem Soleimani oleh Drone Amerika Serikat di Bandara Bhagdad, Irak.

Bagi masyarakat Iran, Soleimani adalah simbol dan pahlawan anti terorisme dan radikalisme di kawasan Timur Tengah. Ia sangat berjasa dalam memerangi ISIS dan kelompok takfiri di Suriah dan Irak merupakan bagian dari sejarah kontemporer yang tak akan terlupakan.

“Tindakan keji ini adalah serangan teror terhadap pejabat resmi Republik Islam Iran dan merupakan bentuk nyata dari aksi terorisme yang berbasis pemerintahan/ terorisme negara. Tindakan biadab ini juga adalah pelanggaran yang luas terhadap berbagai peraturan internasional dan piagam PBB,” demikian rilis Kedubes Iran yang diterima media.

Berdasarkan pernyataan pejabat tinggi Irak, pasukan asing AS melakukan aksi teror terhadap Qasem Soleimani saat berkunjung ke Baghdad sebagai tamu resmi negara. Teror itu dianggap sebagai sebuah pelanggaran kedaulatan negara Irak sebagai negara yang berdaulat.

Aksi teror ini juga bertentangan dengan komitmen internasional AS dalam memerangi terorisme dikarenakan AS dengan tindakan kejinya sedang melawan orang-orang dan pihak-pihak yang berperang dengan kelompok teroris.

“Mati syahidnya Mayor Jenderal Soleimani tidak akan dapat menghentikan perlawanan terhadap terorisme dan ekstremisme di kawasan dan dunia,” demikian keterangan Kedubes Iran.

Republik Islam Iran akan mengerahkan seluruh kapasitas politik, hukum dan internasionalnya untuk membalas teror jahat ini. Iran tidak akan terpancing oleh perkembangan situasi dan akan memberikan pembalasan yang tegas pada waktu dan tempat yang diharapkannya.

Komandan Pasukan Quds, sayap Garda Revolusi Iran Qasem Soleimani terbunuh akibat serangan udara militer AS di Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1).

Presiden AS Donald Trump, yang memerintahkan serangan udara tersebut, mengancam akan menyerang 52 lokasi di Iran jika negara itu menyerang orang Amerika atau aset AS sebagai balasan atas kematian Soleimani. (ed.AD/ibadah.co.id/antara).