Politisi Golkar Mempertanyakan Jargon Revolusi Akhlak Habib Rizieq Shihab

0
7
Politisi Golkar Mempertanyakan Jargon Revolusi Akhlak Habib Rizieq Shihab
Politisi Golkar Mempertanyakan Jargon Revolusi Akhlak Habib Rizieq Shihab/

Ibadah.co.id – Politisi Golkar Ace Hasan Syadzily mengaku heran atas sikap dan ucapan seorang Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab yang tidak mencerminkan seorang habib.

Dirinya juga mempertanyakan jargon revolusi akhlak yang dibawa Habib Rizieq Shihab sebelum pulang dari Arab Saudi pasca menyebutkan kata lonte pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Saya tadinya mengira saat beliau pulang dari Tanah Suci dan sekembali dari sana akan lebih menjaga lisan dan memelihara tutur kata,” kata Ace, dikutip dari RRI, Senin, (16/11).

“Apalagi beliau katanya akan memimpin gerakan revolusi akhlak untuk masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI meminta kepada Imam Besar FPI untuk tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat mengingat masa pandemi Covid-19 sampai saat ini belum selesai.

“Jaga ketenangan umat. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 dibutuhkan suasana yang tenang agar imunitas kita tetap terjaga,” pungkasnya.

Diketahui, Habib Rizieq mengatakan lonte pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Kata “Lonte” sengaja disamarkan pada kasus Nikita Mirzani yang telah mengkritik Imam Besar FPI dengan sebutan penjual obat.

“Ada lonte hina habib. Pusing, pusing. Sampai lonte ikutan ngomong, iyee…,” kata Rizieq di Jl KS Tubun, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu, (15/11).

Oleh karenanya, Syadzily mengharap jargon revolusi akhlak yang diinginkan Habib Rizieq terwujud dan mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat. (HN/Kontributor)