Wasekjen MUI Umroh di Era New Normal : Ziarah Pakai Aplikasi

2
14
Wasekjen MUI Umrah di Masa Pandemi : Ziarah Pakai Aplikasi
Wasekjen MUI Umrah di Masa Pandemi : Ziarah Pakai Aplikasi

Ibadah.co.id –Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Fahrur Razi Burhan berbagi pengalamannya melaksanakan umroh di era new normal. Fahrur menceritakan bahwa umroh new normal lebih sepi dari biasanya dan harus menjalani tes swab PCR maupun isolasi mandiri.  

Di masa pandemi, pendaftaran dan pengurusan umroh berlangsung cepat. Fahrur mengirimkan data melalui email pada Jumat (22/1) dan pada Sabtu (23) visanya sudah terbit. Pada Ahad (24/1) dia menjalankan isolasi mandiri, kemudian tes swab PCR. Setelah hasilnya negatif, keesokan harinya dia boleh berangkat ke Jeddah.

“Hari Sabtu sudah keluar visanya, satu hari karantina dilakukan swab PCR, alhamdulillah semua jamaah yang jumlahnya 109 orang negatif, keberangkatan pada 25 Januari 2020 dari Surabaya menuju Jeddah dan kemudian Madinah al-Munawwaroh,” ujarnya, Ahad (31/1).

Setibanya di Madinah, jamaah diwajibkan melaksanakan isolasi mandiri selama tiga hari penuh di sebuah hotel. Pelayanan selama karantina juga dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Fahrur juga mengatakan umroh di masa pandemi berlangsung dengan protokol yang ketat. Jika biasanya orang bisa bebas masuk ke wilayah Raudlah, kini setiap jamaah yang ingin ziarah harus mendaftar melalui aplikasi.

“Sekarang itu shalat di Raudlah alhamdulillah longgar, namun harus daftar dulu melalui aplikasi atau perusahaan penyedia jasa umroh. Memang tidak sebebas dahulu, namun sekarang ada aplikasinya. Semoga semuanya dimudahkan Allah SWT,” ujar Fahrur dikutip dari mui.or.id.

Sementara untuk thawaf dilaksanakan dengan sangat lancar dalam beberapa menit. Hal ini karena jumlah jamaah yang tidak banyak dan terdapat jalur khusus.

Sedangkan untuk sai, jamaah umroh berjalan seperti biasa namun tetap menjaga jarak. Selain itu, jamaah umroh juga bisa menyewa sepeda listrik dengan biaya 115 riyal.

“Saya doakan semuanya dimudahkan Allah untuk pergi ke Makkah dan Madinah. Semoga semuanya diberikan kesehatan yang prima dan rezekinya yang berkah. Aamiin Allahumma Aamiin,” tuturnya. (MUI/EA)