Pelaksanaan Kurban Harus Sesuai Protokol Covid

0
137

Ibadah.co.id-Idul Adha atau yang dikenal dengan lebaran haji ditetapkan jatuh pada 31 Juli. Menyambut dekatnya Idul Adha seluruh lebaga keagamaan hingga lembaga negara menugggu keputusan dan protokol yang akan diberikan pemerintah. Termasuk dalam prosers pelaksanaan kurban. Hal ini karena Idul Adha hari ini masih dalam kondisi pandemi.

Dilansir dari Republika.co.id satu lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyatakan diri siap ikut protokol Covid-19. Ketua Baznas Depok KH. Encep menjamin penyelenggaraan kurban saat pandemi COVID-19, sesuai dengan protokol COVID-19, sehingga daging penyembelihan benar-benar aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Pihaknya memastikan baha pelaksanaan kurban nantinya akan tetap memerhatikan kondisi keamanan di masanya. “Kita bisa menyalurkan ke wilayah terdampak COVID-19 di sebelas kecamatan di seluruh Kota Depok, Jawa Barat. Ini tentu sesuai dengan semangat berkurban di tengah pandemi,” kata KH. Encep di Depok, Jumat (26/6).

Pria yang juga membidangi Komisi Fatwa di MUI Kota Depok ini mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok berkurban di hari raya Idul Adha 1441 Hijriah melalui lembaga tersebut. “Ada keuntungan yang didapat bagi ASN jika berkurban melalui Baznas,” katanya.

Ditambahkannya ada kelebihan yang didapat ASN jika berkurban melalui Baznas, seperti lokasi penyembelihan dapat disesuaikan. Selain, penerima manfaat kurban (mustahik) juga bisa disesuaikan dengan keinginan pekurban.

Encep mengemukakan kurban adalah ibadah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi yang mampu. Pihaknya mengutip hadits nabi yang berbunyi “Siapa yang mempunyai keleluasaan untuk berkurban, kemudian ia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami”.

Baznas kota depok memiliki landasan agar ASN berkurban melalui Baznas. Melalui surat edaran Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor: 0008/SE/PK.320/F/06/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban Dalam Situasi Wabah Bencana Nonalam Corona Virus Desease (COVID-19). (RB)