Sambangi Halal Industrial Park Sidoarjo, Askrindo Syariah Siap Dukung Industri Halal

Sambangi Halal Industrial Park Sidoarjo, Askrindo Syariah Siap Dukung Industri Halal
Sambangi Halal Industrial Park Sidoarjo, Askrindo Syariah Siap Dukung Industri Halal

Ibadah.co.id – Komisaris Utama PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah, Siti Ma’rifah menyambangi Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) dan menyambut baik hadirnya HIPS tersebut. Ia juga menyatakan siap mendukung perkembangan industri halal di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Siti Ma’rifah datang ke HIPS beserta rombongan yang terdiri dari direksi PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah seperti Dirut PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah Soegiharto, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hendro, Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Moektiono Ngesti, dan lainnya.

Kedatangan mereka disambut oleh Direktur Utama PT Makmur Berkah Amanda, Tbk Adi Saputra Tedja Surya beserta jajaran, dan Jamhadi selaku Ketua Yayasan Kemandirian Pangan Indonesia/YKPN Jawa Timur.

Adi Saputra Tedja Surya mengatakan HIPS merupakan kawasan industri halal pertama di Indonesia, dan dibangun di atas lahan seluas 148 ha, dan menerapkan suistainable halal eco system.

“Dengan dukungan sistem, kami menyediakan halal economy office, halal labolatorium, halal logistic, dan lain-lain. Ada 400 tenan, dan saat ini yang sudah masuk ialah Bel Bel, Sariraya, PT Ekosjaya Abadi Lestari, dan beberapa lagi,” jelasnya.

Ketua YKPN Jawa Timur, Jamhadi mengatakan kawasan HIPS cukup totalitas dalam menyediakan kawasan industri halal untuk mendukung produk halal di Indonesia bahkan dunia.

Baca ISEF Award 2021, Jamsyar Sabet Penghargaan “Nominal Penjaminan Terbesar”

“Kunjungan Hj Siti Ma’rifah dan rombongan ini sangat menyemangati kami dari Jawa Timur untuk menumbuhkan industri halal. Bahan Baku produk halal tersedia di Jatim. Jawa Timur juga surplus beras, dan tersedia garam, jagung, ikan, sayur, buah, daging, dan 45 persen gula nasional disuplai dari Jatim. Maka itu, jika HIPS ini segera meningkatkan kegiatannya, bisa menghemat devisa negara. Bahkan Indonesia bisa mengekspor produk halal, dan bukan tidak mungkin Indonesia jadi kiblat produk halal dunia di tahun 2024,” ujar Jamhadi.

Jamhadi yang juga Ketua Aliansi Pendidikan Vokasional Seluruh Indonesia (APVOKASI) Jawa Timur itu mengatakan, Pemprov Jatim juga sangat mendukung pengembangan industri halal, salah satunya dibuktikan dengan menerbitkan Peraturan Gubernur One Pesantren One Product (Pergub OPOP), yang saat ini sedang diselenggarakan OPOP Award 2021.

“Kami juga terlibat penjurian OPOP Award 2021 yang diikuti 550 ponpes seluruh Jawa Timur. Produk yang dihasilkan mereka cukup bagus, cuma kendalanya dalam pembuatan FS (Feasibility Study) yang bisa membuat investor tertarik. Dan ini perlu dibimbing untuk membuat FS supaya ide menjadi industri, sehingga cepat merealisasikan produk halal. Untuk produk, keseharian mereka sudah memproduksinya, tapi perlu dikatrol. Untuk itulah, perlu dukungan dan kolaborasi dari PT Askrindo Syariah dan juga HIPS kepada OPOP,” kata Jamhadi.

Diketahui, Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) ini berada tak jauh dari kawasan industri Safe n Lock, di Lingkar Timur, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, karena kebutuhan produk halal di pasar internasional masih belum terpenuhi. (EA)

Baca Juga : BPJPH Sebut Digitalisasi Pemasaran Produk Halal UMK Suatu Keniscayaan