Akses Masuk Saudi Ditutup, KJRI : Jamaah Pulang Sesuai Jadwal

0
21
Kemenag Daftarkan 14 Ribu Jemaah Haji Khusus Jadi Prioritas Vaksinasi
Kemenag Daftarkan 14 Ribu Jemaah Haji Khusus Jadi Prioritas Vaksinasi

Ibadah.co.id – Seiring meningkatnya kasus Covid 19 di Arab Saudi, Otoritas Arab Saudi menutup sementara akses masuk ke wilayahnya bagi pendatang dari 20 negara, termasuk Indonesia. Hanya warga negara Saudi, diplomat, praktisi kesehatan, serta keluarga mereka yang diizinkan masuk.

Kebijakan ini diterbitkan pada 2 Februari 2021 dan berlaku efektif sejak 3 Februari pukul 21.00.

Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Endang Jumali mengatakan bahwa kebijakan tersebut tidak mengganggu jadwal kepulangan jemaah umroh. 

“Jadwal kepulangan jemaah umroh masih tetap berjalan, sesuai jadwal. Kalau untuk keluar dari Saudi, tidak ada masalah,” tujar Endang Jumali di Jeddah, Rabu (3/2).

Selain Indonesia, negara-negara yang masuk dalam daftar penutupan akses diantaranya, Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Irlandia, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, Brasil, Portugal, Inggris Raya, Turki, Prancis, Swedia, Swiss, Lebanon, Mesir, India dan Jepang.

Sebelumnya, penyelenggaraan ibadah umroh dibuka oleh Arab Saudi untuk warga negara di luar Arab Saudi pada tanggal 1 November 2020 hingga 2 Februari 2021. Total jamaah umroh asal Indonesia mencapai 2.603 jamaah.

“Saat ini, ada 670 jemaah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi. Mereka sedang menjalankan ibadah umrah dan menunggu jadwal kepulangannya.” sambungnya.

Selama menjalankan ibadah umroh di Arab Saudi, Endang juga memastikan para jamaah tetap disiplin pada protokol kesehatan.

“Selama di Saudi, mereka tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai kebijakan pemerintah setempat,” tutur Endang. (KEMENAG/EA)