Anda Hendak Umrah, Sebaiknya Perhatikan 6 Hal Ini!

0
533
Anda Khendak Umrah, Sebaiknya Perhatikan 6 Hal Ini!
Anda Khendak Umrah, Sebaiknya Perhatikan 6 Hal Ini!

Semua umat Islam mempunyai niatan untuk pergi ke Baitullah Mekkah Al-Mukarromah, baik dalam rangka menunaikan ibadah umrah ataupun haji.

Agar niatan ibadah kita itu berjalan dengan baik, hendaknya perhatikan hal-hal berikut.

  1. Cek Kondisi Cuaca

Sebelum meneentukan bepergian, apalagi ke negeri Arab Saudi, hendaknya mengecek dan memperkirakan kondisi cuaca di sana saat kita nanti sedang ibadah. Jangan sampai ibadah kita menjadi bencana, gara-gara tak tau cuaca di sana. Saat musim dingin, suhunya bisa mencapai 10 derajat Celcius. Apalagi saat musim panas bisa 50 derajat Celcius. Begitu pun saat siang dan malam hari.

Disarankan calon jamaah mempersiapkan dengan matang terkait apa-apa yang akan dibawa atau dilengkapi untuk kebutuhan ibadah di sana.

  1. Berpakaian yang Sopan

Sebaiknya berpakaian yang sopan, atau selayaknya orang yang sedang beribadah di Tanah Suci. Terutama bagi kaum perempuan, sebaiknya memakai pakaian yang besar dan longgar, sehingga tak terlihat lekuk tubuhnya.

Begitupun ketika sedang tak menjalankan rangkain ibadah umrah, harus mengenakan pakaian yang muslimah-muslim. Seluruh auratnya tertutup. Begitupun kaum periannya harus memakai celana panjang, bila perlu jubbah.

Karena ini bukan membawa nama pribadi atau klompok semata, tapi juga membawa citra bangsa.

  1. Menerima Perbedaan

Umat Islam seluruh dunia berkumpul di Mekkah Madinah, tentu perbedaan kultur dan ajaran agama dari sisi cabangnya sangat kental. Untuk itu kita sebaiknya menerima perbedaan itu dengan lapang dada. Karena itu juga apa yang diperintahkan Allah untuk saling mengenal dan belajar satu sama lain, dalam hal ini budaya yang ada.

Sudah semestinya sikap-sikap positif kita harus selalu dijaga. Jangan sampai orang lain tersinggung apalagi marah disebabkan sikap kita. Untuk itu, sikap menerima perbedaan itu sangat penting untuk memunculkan perdamaian.

  1. Hati-hati Saat Beli Oleh-oleh

Masyarakat Indonesia sangat terkenal dengan budaya konsumsinya. Di manapun berada, pasti mempunyai keinginan untuk membeli oleh-oleh buat keluarga dan tetangga, atau hanya sekedar buat kenang-kenangan.

Agar lebih hemat, sebaiknya kita hati-hati dengan barang-barang yang benerbener kita butuhkan sama yang sekedar kepingin saja. Pilihlah barang-barang yang sangat dibutukan, semisal minyak wangi, kurma, atau air zam-zam.

Awas juga jangan sampai tergiur dengan rayuan orang yang menawarkan barang murah padahal palsu. Atau tergiur barang mahal padahal bodong.  Jadi harus selalu waspada dan kepenuh hati-hatian.

  1. Waspada dengan Copet

Walaupun di negara Arab, yang namanya kejahatan itu sudah tentu ada. Apalagi dikeramaian dan kesempatannya ada. Jadi selalu waspada dengan barang bawaan dan barang berharga yang kita kenakan.

Sebaiknya jangan membawa harta benda yang mahal saat di Mekkah dan Madinah. Sewajarnya saja agar tak memunculkan rasa iri dan akhirnya negatif.

  1. Membawa Tas Kecil

Ketika beribadah, sebaiknya jangan membawa tas yang besar, apalagi koper. Karena sesungguhnya tak akan khusu ibadah umrah dengan membawa-bawa barang yang berat atau besar. Karena banyak orang, hingga desak-desakan. Sebaiknya bawa tas yang kecil hanya muat untuk keperluan (yang membantu) untuk ibadah saja.

Dari sisi keamanan juga saat ini sangat ketat, jadi jangan coba-coba membawa barang-barang yang besar. Bahkan membawa gunting saja, pasti tak boleh, kalau apes dapat introgasi dari polisi syariah Saudi.

  1. Dekat dengan Mahrom Lebih Baik

Diperaturan, kalau kita mau ibadah umrah dan haji, mestilah ada mahromnya, kalau tidak mesti ada surat yang menyatakan itu untuk pertanggungjawaban. Selain itu biar ada yang membantu kalau-kalau ada hal-hal berkaitan dengan pelanggaran hukum.

Khusus bagi kaum peremmpuan, harus dijaga betul dengan mahromnya. Karena bepergian tanpa mahrom sangat berbahaya, apalagi di negeri Timur Tengah atau negara-negara lainnya.

Bagi perempuan yang sudah berusiaa 45 pun mestinya harus ada mahromnya, walau disarankan bisa ditanggung dengan kelompoknya.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dan disiapkan sebelum kita beribadah ke Tanah Suci Allah Makkah al Mukaramah dan Mandinatu Nabi al Munawwarah. Dengan itu semua diharapkan ibadahnya jadi mabrur dan diterima Allah Swt. Amin!