Kemenag Daftarkan 14 Ribu Jemaah Haji Khusus Jadi Prioritas Vaksinasi

0
14
IKemenag Daftarkan 14 Ribu Jemaah Haji Khusus Jadi Prioritas Vaksinasi
Kemenag Daftarkan 14 Ribu Jemaah Haji Khusus Jadi Prioritas Vaksinasi

Ibadah.co.id –Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) telah merilis data Jemaah haji yang telah melunasi biaya haji 1441 H/2020 M dan tertunda keberangkatannya karena pandemi untuk didaftarkan dalam prioritas vaksinasi tahap kedua.

Pendaftaran vaksinasi bagi jemaah haji dilakukan sebagai langkah antisipasi jika Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk memberikan kuota jemaah haji 1442 H kepada Indonesia.

Data secara bertahap sudah divalidasi dan bisa diakses Kemenkes melalui Sistem Informasi dan Komputerasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan. 

Kasubdit Siskohat Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hasan Affandi menyebut, 14 ribu jemaah haji khusus telah tervalidasi.

“Per hari ini, sudah 14 ribu data jemaah haji khusus yang sudah divalidasi dan diajukan untuk didaftarkan dalam usulan prioritas vaksinasi tahap kedua,” jelas Hasan Affandi, di Jakarta, Jumat (19/2).

Kuota jemaah haji khusus ini berjumlah 17 ribu, sehingga masih ada sekitar tiga ribu data jemaah yang masih dalam proses verifikasi. Hasan menambahkan, update data tersebut dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, nomor porsi, dan alamat lengkap Jemaah.

Hal ini sejalan dengan surat Menag Yaqut Cholil Qoumas kepada Menteri Kesehatan pada (5/1) lalu, dimana Menag meminta dukungan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia. 

Sebelumnya, Kemenag juga telah melakukan update dan validasi 158 ribu data jemaah haji reguler dan sudah bisa diakses Kementerian Kesehatan untuk didaftarkan dalam usulan prioritas vaksinasi tahap kedua. 

Program Vaksinasi tahap II sudah bergulir sejak 17 Februari 2021. Program ini diperuntukan bagi petugas pelayanan umum dan lansia dimana Jemaah haji Indonesia juga banyak yang masuk kategori lansia. (EA)