Bukan Raja Arab, Joe Biden Hubungi Pemimpin Mesir Bahas Israel-Palestina

Bukan Raja Arab, Joe Biden Hubungi Pemimpin Mesir Bahas Israel-Palestina
Bukan Raja Arab, Joe Biden Hubungi Pemimpin Mesir Bahas Israel-Palestina

Ibadah.co.id-Dalam rangka membahas penguatan gencatan senjata di Gaza, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghubungi Presiden Mesir Abdelfattah al-Sisi pada Senin (24/5). Bukan hanya itu, mereka juga membahas upaya bantuan dan rekonstruksi kembali wilayah itu pasca agresi Israel.

Gedung Putih menyebut bahwa kedua pemimpin juga membahas cara untuk menghidupkan kembali proses perdamaian antara Israel dan Palestina setelah gelombang kekerasan terbaru antara kedua belah pihak.

“Biden memperjelas tekad negaranya untuk bekerja memulihkan ketenangan dan memulihkan kondisi seperti di wilayah Palestina, serta upaya koordinasi dengan semua mitra internasional untuk mendukung Otoritas Palestina serta rekonstruksi,” kata pernyataan itu dikutip dariĀ Reuters, Selasa (25/4).

Selain Gaza, pembahasan diperluas ke hubungan bilateral dan beberapa isu regional, termasuk Libya dan Irak. Biden dan Sisi bertukar pandangan tentang Bendungan Renaisans Besar Ethiopia, yang dibangun Ethiopia di Nil Biru dan Mesir dilihat sebagai ancaman eksistensial.

Mesir menginisiasi senjata pada 20 Mei setelah 11 hari kontak senjata antara Israel dan pejuang Gaza Hamas yang sudah menewaskan lebih dari 200 orang itu.

Meski demikian, melansir Aljazeera pada Sabtu (22/5), dilaporkan bahwa polisi Israel tetap melakukan penyerbuan di Yerusalem Timur tepatnya di kompleks Masjid Al-Aqsa.

“Polisi Israel mengatakan bahwa beberapa pemuda yang berada di kompleks Al-Aqsa melempari polisi Israel dengan batu. Namun, warga Palestina mengatakan bahwa mereka telah dilecehkan sejak dini hari ketika mereka tiba di masjid. Mereka dikepung oleh polisi dan mereka merasakan banyak tekanan,” ujar Abdel-Hamid, dikutip dalam Aljazeera.

Hal ini membuat Dewan Keamanan (DK) PBB antisipatif terhadap gencatan senjata yang dilakukan oleh Israel. DK meminta persetujuan damai di kawasan tersebut, bahkan menekankan tercapainya perdamaian berdasarkan visi wilayah wilayah di mana dua negara, Israel dan Palestina, hidup berdampingan. (EA)

Baca Juga : Usai Serangan Israel, Polisi Gaza Amankan 300 Rudal yang Gagal Meledak

Baca Juga : PM Inggris Ajak Para Pemimpin Temui Solusi untuk Konflik Israel-Palestina

2 KOMENTAR