Lantik 31 Dai Kamtibmas, Said Aqil : Ajak Masyarakat Jauhi Radikalisme

1
29
Lantik 31 Dai Kamtibmas, Said Aqil : Ajak Masyarakat Jauhi Radikalisme
Lantik 31 Dai Kamtibmas, Said Aqil : Ajak Masyarakat Jauhi Radikalisme

Ibadah.co.id – Dalam rangka memerangi radikalisme dan menggalakan protokol kesehatan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melantik 31 Da’i Kamtibmas pada Rabu (3/2). Hadir Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Said Aqil Siroj di Gedung BPMJ, Polda Metro Jaya.

Menurut Jenderal Bintang 2 tersebut mengatakan sosialisasi protokol kesehatan menjadi tantangan saat ini  sehingga setiap polres memiliki dai kamtibmas.

“Tantangan terkini terkait dengan ketaatan protokol kesehatan. Ada 31 (dai) di Polda dan masing-masing polres juga punya dai kamtibmas. Ini yang akan keliling dari masjid ke masjid,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran 

Dai tersebut akan mendatangi masjid-masjid yang ada di Ibu Kota untuk mensosialisasikan protokol kesehatan melalui ceramah. Fadil berpesan agar himbauan yang disampaikan lebih humanis, membangun komunikasi yang baik dengan umat dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

“Ini sebagai tindak lanjut dari perintah Bapak Kapolri Jenderal Listyo untuk membangun pendekatan yang lebih humanis, membangun komunikasi dengan umat dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga Polda Metro Jaya menginisiasi melantik dai kamtibmas dalam rangka menyampaikan pesan-pesan tersebut,” ujarnya.

Selain menggalakan protokol kesehatan, para dai juga diharapkan turut membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menumbuhkan persatuan di masyarakat.

Sementara itu, Ketua PBNU, Said Aqil berharap agar para dai dapat membuat masyarakat santun, berakhlak, dan jauh dari radikalisme dan terorisme. Mereka juga berperan penting dalam mengajak masyarakat menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. 

“Pertama yang harus dijalankan adalah sosialisasi protokol kesehatan. Kemudian bagaimana mendorong masyarakat DKI Jakarta, masyarakat yang beradat bermartabat dan berbudaya, berakhlak jauh dari radikalisme, dari ekstremisme, apalagi terorisme ” tutur KIai Said. (EA)