Maik Jahnke Memutuskan Mualaf Setelah Bermimpi Pria Tampan

0
115

Ibadah.co.id – Maik Jahnke, seorang pria kelahiran Jerman ini selain seorang Atheis, dia juga musisi terkenal. Banyak lagu yang diciptakan sehingga membuatnya berhasil mengantarkan menjadi bintang hip-hop di negara Jerman.

Namun, Allah memiliki jalan lain bagi hamba-Nya yang disayangi. Terbukti, Maik Jahnke seseorang yang beruntung mendapatkan hidayah untuk mengenal agama Islam.

Seperti dikutip dari Republika, Sabtu (13/06), Dia menyebutkan, setelah mengalami kecelakaan mobil yang sangat tragis, banyak perubahan yang dialaminya. Bukan hanya menjadi sosok yang bijaksana, melainkan menanyakan arti kehidupan kepada dirinya sendiri.

“Kenapa saya di sini? Untuk apa hidup ini?” tanya Maik.

Hingga suatu malam, Maik Jahnke terbangun dari mimpinya yang aneh dan luar biasa. Dia menyebutkan, bahwa dalam mimpi dia berada di dalam tempat yang berbeda, di mana tidak ada mobil dan pesawat terbang.

Saat itu, dia berdiri di gurun di luar tembok kota. Di sana ada unta unta di karavan berjalan menuju kota. Dan di sebelahnya, ada sosok pria yang tampan dan berjenggot. Dia memiliki tongkat di tangannya dan menuliskan sesuatu di pasir.

“Lalu dia menatap saya, apakah saya bisa membaca tulisannya. Saya menjawab tidak. Kemudia saya terbangun. Mimpi tersebut mengguncang saya. Dan saya menangis selama dua jam,” tutur Maik Jahnke.

Kemudian, dia menanyakan kepada salah satu temannya untuk menafsirkan. Menurutnya, mimpi tersebut berkaitan dengan agama Islam dan menyarankan Maik Jahnke untuk mencoba mengikuti mimpinya.

Setelah itu, Maik Jahnke mulai mempelajari tentang ajaran Islam di kota Aachen, sebuah kota Islam terbesar di negara Jerman dan dia mengucapkan dua kalimat syahadat.

“Menjadi muslim memang membutuhkan waktu. Tapi, saya menemukan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan saya tentang keberadaan saya dan tujuan sebenarnya dari kehidupan ini,” ungkap Maik Jahnke. “Saya juga menemukan kedamaian dan keyakinan kepada Tuhan yang saya sembah,” sambungnya.

Bukan hanya itu, dia menemukan komunitas baru dan berjanji untuk menjadi seorang muslim yang baik. Kemudian, Maik Jahnke pergi berhaji dan umrah ke Mekkah. Dia merasakan energi yang luar biasa di sana yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Dia melihat keragaman yang begitu indah dari orang-orang yang semuanya menyembah Allah. (HN/Kontributor)