Umrah Ditutup Sementara, Situasi Kabah Sepi

0
261
Kemenag Terus Perbaiki Pelayanan Haji Indonesia
Umrah Ditutup Sementara, Situasi Kabah Sepi

Ibadah.co.id – Sejak diberlakukan penutupan sementara kegiatan umrah bagi seluruh warga negara Arab Saudi, seluruh ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi, serta semua jamaah umrah dari seluruh dunia, kegiatan di sekitaran Ka’bah Mekkah terlihat sepi.

Hal itu dilakuka dalam rangka menghindari penyebaran virus corona. Seperti dilansir cnnindonesia.com, pada Jumat (6/3), Kementerian Dalam Negeri Saudi melalui kantor berita SPA menyatakan kepadatan jemaah yang melakukan tawaf atau mengelilingi Kabah di Mekkah pada Kamis kemarin semakin menurun.

Jumlah jemaah yang menunaikan salat lima waktu di Masjidil Haram juga menyusut akibat larangan tersebut.

“Larangan itu untuk membatasi epidemi virus corona (Covid-19) dan mencegah virus tersebut berada di dua masjid suci (Masjid Nabawi dan Masjidil Haram), yang selalu dipadati manusia. Maka dari itu kami menganggap penting untuk melindungi mereka,” demikian isi pernyataan pemerintah Saudi.

Pemerintah Saudi juga melarang siapapun untuk mendekat makam Nabi Muhammad S.A.W., di Masjid Nabawi.

Menurut data tahun lalu, umat Islam yang melakukan umrah tercatat mencapai 7.5 juta orang.

Umat Islam Indonesia juga termasuk menjadi yang terbanyak dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Kemarin, Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menyatakan informasi Pemerintah Arab Saudi menangguhkan pelaksanaan umrah selama tahun 2020 tidak benar.

Endang mengatakan sudah berkoordinasi dengan Direktur Urusan Travel Umrah Saudi Abdurrahman Al Segaf memastikan kabar tersebut.

“Dia [Abdurahman Al Segaf] mengatakan bahwa informasi tentang penutupan umrah selama 1 tahun di 2020 itu tidak benar,” ujar Endang dalam keterangan resmi dikutip dari situs Kementerian Agama RI.

Saudi Larang Umrah Karena Virus Corona, Situasi Kabah Sepi(CNN Indonesia/Fajrian)

Hal senada disampaikan Pembantu Staf Teknis Haji (STH) I KUH KJRI Jeddah Amin Handoyo. Dia mengaku sudah melakukan konfirmasi ke Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Sedangkan Duta Besar RI di Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan pemerintah Saudi belum memberitahu sampai kapan larangan umrah ini berlangsung. (RB)