Ajak Santri Ikut Kurangi Islamophobia di Dunia, Menag: Islam itu Damai
Ibadah.co.id – Menteri Agama Fachrul Razi mengajak para santri agar turut andil dalam mengurangi perkembangan Islamophobia di Indonesia dan dunia pada umumnya.
Ajakan ini disampaikan Menag Fachrul Razi saat memberikan sambutan pada Lomba Dakwah Haji dan Cerdas Tangkas Haji dan Umrah di Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami, Jl. Ulujami Raya 86 Pesanggarahan Jakarta Selatan.
“Kita harus tunjukkan kepada dunia, Islam itu toleran dan damai. Kita diciptakan oleh Allah dengan berbeda- beda, agar saling kenal mengenal dan saling menghormati satu sama lain,” kata Menag, Sabtu (07/03).
Dijelaskan Menag, dakwah itu beragam, ada dakwah bil hal, bil qalam, dan bil lisan. Dengan merebaknya Islamophobia akhir-akhir ini, maka dakwah itu sangat diperlukan. Dakwah dengan memberikan penjelasan dan pelajaran pemahaman baik kepada mereka-mereka tentang Islam. Sebab, dalam bayangan mereka Islam itu sadis dan kejam.
“Islamophbia semakin banyak dan cukup ada di dunia. Itu bisa juga karena kita tidak memberikan gambaran dan pengertian kepada mereka bahwa Islam itu cinta damai,” tegas Menag.
Menag merasa bangga kepada santri-santri yang dilahirkan pondok-pondok pesantren. Apalagi ketika Menag menyaksikan penampilan dua orang peserta Lomba Dakwah Haji dan Cerdas Tangkas Haji dan Umrah. “Saya bangga mereka tampil di depan saya, beginilah generasi bangsa kita. Bagus-bagus semua,” ucap Menag.
Pimpinan Ponpes Darunnajah Sofwan Manaf menyampaikan terimakasih kepada FKAPHI telah menjadikan Ponpes Darunnajah sebagai tempat lomba Dakwah Haji dan Lomba Cerdas Tangkas Haji dan Umrah.
Dijelaskan Sofwan bahwa pendiri Ponpes Darunnajah adalah KH Mahrus Amin yang saat ini sudah berusia 80 tahun. Beliau masih hidup dan menjadi saksi sejarah perkembangan Ponpes Darunnajah.
“Tahun 1942 awalnya bernama madrasah Islamyiyah, dan pada tahun 1961 berubah menjadi Darunnajah. Sejak 1961 itu sampai sekarang sudah berusia 60 tahun,” jelas Sofwan.
Sofwan dan seluruh jajaran pengurus Ponpes Darunnajah berharap dan mohon dorongan Menteri Agama untuk perkembangan pesantren, agar selalu memiliki darah juang memperjuangkan generasi bangsa di masa-masa mendatang.
“Sekarang santri Ponpes Darunnajah kurang lebih memiliki 11.635 santri. Dari awal tanah wakaf 600 meter persegi, dan sekarang sudah mencapai 804 hektare,” Kata Sofwan.
Sofwan juga memohon doa, agar seluruh pengurus pesantren dapat mengemban amanah dan mengembangkan panji-panji Islam ke depannya.
“Ini adalah amanat umat Islam kepada kami untuk dapat mengembangkan panji-panji Islam. Mohon doakan kami agar dalam keadaan sehat wal afiat untuk mengemban amanah ini dengan baik,” harap Sofwan.
Tampak hadir dalam acara Direktur Bina Haji selaku Ketua Dewan Pembina dan Pendiri Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) Khoirizi Dasir, Ketua Yayasan Darunnajah KH Hadiyanto Arief, dan para pengurus Ponpes Darunnajah serta santri/wati. (ed.AS/ibadah.co.id/Kemenag)