Take a fresh look at your lifestyle.

- Advertisement -

Jokowi dan Presiden Iran Bahas Palestina dan Konflik di Afghanistan

0 30

Jakarta, Ibadah.co.id –Presiden Joko Widodo menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Islam Iran, Seyyed Ebrahim Raisi, di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 23 Mei 2023. Ini merupakan kunjungan pertama Presiden Sayyed Ebrahim Raisi ke Indonesia sejak menjabat sebagai presiden ke-8 Iran pada 3 Agustus 2021 lalu.

Tiba sekitar pukul 10.40 WIB, rangkaian kendaraan Presiden Iran turut diiringi oleh pasukan Nusantara, pasukan berkuda, dan korps musik Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Jokowi tampak langsung menyambut kedatangan Presiden Seyyed Ebrahim Raisi.

Prosesi penyambutan kemudian dilanjutkan dengan upacara penyambutan kenegaraan dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan kedua negara dan diiringi dentuman meriam sebanyak 21 kali. Setelah dentuman meriam selesai, kedua pemimpin kemudian melakukan inspeksi pasukan kehormatan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas permasalahan geopolitik global, terutama Palestina dan Afghanistan.

Presiden Jokowi menyatakan, dalam pertemuannya dengan Presiden Raisi, ia membahas situasi geopolitik dunia dan penguatan kerja sama bilateral. Khusus terkait masalah geopilitik global, katanya, kedua belah pihak secara spesifik membahas Palestina dan Afghanistan.

“Kami sepakat untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mengatasi krisis kemanusiaan di Afghanistan dengan terus menyuarakan akses pendidikan bagi perempuan di Afghanistan dan terus memberikan bantuan kemanusiaan,” ungkap Jokowi dalam pernyataan pers bersama dengan Raisi.

Sementara itu, Presiden Iran dalam pernyataannya menyampaikan salam hormat kepada rakyat Indonesia dan penghargaan atas undangan Presiden Jokowi. Ia pun mengaku senang berada di Indonesia yang dianggap sebagai negara sahabat dan saudara.

“Saya berharap dengan adanya hubungan baik antara kami dan Indonesia dapat diambil langkah-langkah menuju perluasan hubungan antara kedua negara,” ujar Presiden Raisi.

Turut hadir Delegasi Indonesia yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Duta Besar Indonesia untuk Iran Ronny Prasetyo Yuliantoro, dan Plh. Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Jatmiko Heru Prasetyo.

Sementara itu, delegasi Iran yang hadir antara lain Wakil Presiden Bidang Sains, Teknologi, dan Ekonomi Berbasis Pengetahuan Rouhollah Dehghani Firouzabadi, Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian, Menteri Informasi dan Teknologi Komunikasi Issa Zarepour, Menteri Perminyakan Javad Oji, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia Mahdi Rounagh, Ketua Kelompok Persahabatan Parlemen Iran-Indonesia Mohammad Mahdi Zahedi, Deputi Menteri Luar Negeri Bidang Diplomasi Ekonomi Mahdi Safari, dan Deputi Bidang Hubungan Politik Kantor Presiden Mohammad Jamshidi.

Sumber : VoA

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy