Kemenag Gandeng Baznas Bersinergi Optimalisasi Pengumpulan Zakat

Kemenag Gandeng Baznas Bersinergi Optimalisasi Pengumpulan Zakat
Kemenag Gandeng Baznas Bersinergi Optimalisasi Pengumpulan Zakat

Ibadah.co.id –Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat 2021 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Agama mendorong diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengumpulan Zakat Penghasilan di Kementerian/Lembaga Pusat dan Daerah.

Kemenag dan Baznas siap bersinergi mendorong lahirnya Perpres terkait mekanisme pengumpulan zakat ASN.

“Kita sedang menyelesaikan draft perpresnya, tapi tentu butuh waktu, terutama penyesuaian pasal per pasalnya, maupun hal-hal substantif yang harus diselesaikan,” ujar Menag  di Jakarta, Senin (5/4).

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, hingga kini zakat baru terhimpun sekitar Rp 10 triliun pada tahun 2020. Untuk menggali potensi zakat nasional sebesar Rp 230 triliun setahun, diperlukan langkah terobosan pengumpulan zakat.

Menag berharap, Rakornas Zakat ini menghasilkan langkah strategis untuk meningkatkan pengumpulan zakat secara nasional dan optimalisasi manfaat zakat yang lebih merata.

“Gerakan zakat dan program lembaga pengelola zakat harus benar-benar menyentuh kelompok marginal dalam masyarakat,” jelas Menag.

Menag juga menyebut, risalah Islam sebagai agama pembawa kedamaian dan kesejahteraan kepada seluruh umat manusia akan terbukti melalui gerakan zakat yang bersifat inklusif dan memihak kaum dhuafa.

“Sudah bukan masanya lagi kita dengan bangga membicarakan zakat sebagai solusi pengentasan kemiskinan dalam tataran konsep dan teori. Tugas setiap lembaga pengelola zakat sekarang ialah membuktikan dan meyakinkan masyarakat sudah berapa banyak orang miskin yang berhasil dibebaskan dari kemiskinan melalui pendistribusian dan pendayagunaan zakat sesuai ketentuan syariat dan perundang-undangan,” tandasnya. 

Menag berharap penyaluran zakat dapat dilakukan secara produktif agar pengentasan kemiskinan umat dapat terealisasi dari ikhtiar pengumpulan zakat tersebut. (EA)

6 COMMENTS